kumparan
27 Maret 2020 16:11

Protokol Paripurna DPR: Duduk Jarak 1,5 Meter dan Lewat Bilik Disinfektan

 rapat Konsultasi membahas pembukaan masa sidang DPR.
Pimpinan DPR menggelar rapat Konsultasi membahas pembukaan masa sidang DPR. Foto: Dok: DPR
DPR tetap menggelar sidang paripurna pembukaan masa sidang pada Senin (30/3), meski pemerintah belum menarik kebijakan work from home di tengah ancaman virus corona. Meski tetap menggelar paripurna, DPR menerapkan sejumlah protokol untuk mencegah penyebaran virus corona.
ADVERTISEMENT
Rapat konsultasi pimpinan DPR memutuskan sejumlah protokol yang harus diikuti oleh anggota yang memilih datang hadir di paripurna. Salah satunya, duduk harus berjarak di ruang sidang paripurna.
"Semua menggunakan protokol COVID-19. Jadi, semua sesuai prosesur itu. Jadi dicek semua, itu juga physical distancingnya. Jadi tidak duduknya rapat, berjarak, satu sampai satu setengah meter (2 kursi)," kata Sekretaris Fraksi NasDem Saan Mustopa yang juga mengikuti rapat.
 rapat Konsultasi membahas pembukaan masa sidang DPR.
Pimpinan DPR menggelar rapat Konsultasi membahas pembukaan masa sidang DPR. Foto: Dok: DPR
Protokol pencegahan virus corona lain yang harus diikuti yaitu pengecekan suhu tubuh, melewati bilik disinfektan, penyemprotan alas kaki, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, dan menggunakan masker bagi yang merasa kondisinya kurang sehat.
Khusus untuk rapat paripurna, Tenaga Ahli (TA) maupun staf anggota DPR tak diperkenankan memasuki area paripurna.
ADVERTISEMENT
"Jadi tidak duduknya rapat, tetap protokol penanganan COVID-19 berlaku di DPR, dan juga tenaga ahli, staf itu tidak diperkenankan hadir masuk ke dalam area rapat paripurna. Jadi hanya anggota," kata Saan.
Nantinya tak semua anggota DPR diwajibkan hadir secara fisik, namun bisa juga hadir secara virtual. Wakil Ketua DPR Aziz Syamsudin menyebut nantinya rapat akan menggunakan aplikasi zoom cloud meetings.
Saat ini mekanisme rapat itu juga sedang disiapkan oleh Sekretarist Jenderal DPR.
"Virtual dengan memakai zoom, selama pandemi ini," kata Aziz.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan