kumparan
3 Juni 2018 18:37

PUPR Tawarkan Bangun Akses Wisata Pulau Seram ke Pemprov Maluku

Kepala BPJN, Ambon Satrio Sugeng Prayitno. (Foto: Diah Harni/kumaran)
Selain fokus membangun jalur Trans Maluku, Kementerian PUPR juga menawarkan pemerintah provinsi untuk membangun jalan menuju tempat wisata di Pulau Seram, Maluku, yang saat ini aksesnya masih sulit.
ADVERTISEMENT
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI Ambon Satrio Sugeng Prayitno menjelaskan, pihaknya sudah pernah menawarkan opsi tersebut kepada Pemprov Maluku. Namun, hingga saat ini belum ada respons lebih lanjut.
“Kita sudah petakan beberapa kawasan-kawasan wisata, dan kami sudah informasikan ke pemda. Kalau ada feedback kami tinggal bangun jalan. Prinsipnya seperti itu,” ucap Satrio, di Seram Barat, Maluku, Minggu (3/6).
Satrio juga mengatakan, inisiatif itu dilakukan Kementerian PUPR lantaran ia melihat banyak potensi wisata di Pulau Seram yang masih belum bisa dijelajahi, karena kendala akses jalan.
Jalur Trans Maluku di Pulau Seram. (Foto: Diah Harni/kumaran)
“Kami selain support jalur logistik, kami juga mendukung aksesibilitas kawasan wisata yang ada di Pulau Seram seperti di beberapa tempat. Tapi juga perlu koordinasi dengan pemerintah kabupaten,” lanjut dia.
ADVERTISEMENT
Selama ini, Satrio menyebut, ide dari Kementerian PUPR ini belum disambut baik oleh pemerintah setempat. Padahal, jika benar-benar dieksekusi, hal itu bisa meningkatkan perekonomian warga Seram.
Jalur Trans Maluku di Pulau Seram. (Foto: Diah Harni/kumaran)
“Kita beberapa kali mencoba komunikasi tapi follow up-nya juga belum begitu ada. Sebetulnya sayang sih. Tempat wisata di sini banyak dan bagus-bagus seperti Pantai Ora, Pulau Osi, Pulau Tujuh, dan banyak lagi,” ucapnya.
Saat ini, Kementerian PUPR tengah fokus membangun jalur Trans Maluku di Pulau Seram. Jalur sepanjang 914 km itu berfungsi untuk menghubungkan 3 kabupaten di pulau tersebut, yakni Kabupaten Seram Barat, Maluku Tengah, dan Seram Timur.
Selain itu, jalan nasional itu juga berfungsi untuk mempermudah akses masyarakat Pulau Seram menuju ke Ibu Kota Provinsi Maluku, Ambon.
Jalur Trans Maluku di Pulau Seram. (Foto: Diah Harni/kumaran)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan