kumparan
17 Oktober 2019 17:28

Purwanto Terima Pesan WhatsApp Minta Cerai Sebelum Bakar Istri

Purwanto suami yang membakar istrinya, di Lasem (PTR)
Polrestabes Surabaya menangkap Purwanto suami yang membakar istrinya, Putri di Lasem, Rembang, Jawa tengah, pada Rabu (16/10). Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Polisi mengungkap pemicu Purwanto membakar istrinya, Putri, dalam indekos di Gayungan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/10). Sebelum kejadian suami membakar istri itu, Purwanto menerima permintaan cerai dari Putri melalui pesan WhatsApp.
ADVERTISEMENT
Waka Polrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata mengatakan Putri mengirim pesan itu pada Senin (14/10) malam. Namun Purwanto tak ingin berpisah.
“Motifnya hanya ingin supaya istrinya tidak cerai. Ini kan istrinya minta cerai, tapi pelaku ingin mempertahankan. Permintaan cerai dari korban hanya lewat WA (WhatsApp) ke suami,” jelas Leo di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (17/10).
Purwanto suami yang membakar istrinya, di Lasem
Polrestabes Surabaya menangkap Purwanto suami yang membakar istrinya, Putri di Lasem, Rembang, Jawa tengah, pada Rabu (16/10). Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Polisi menyebut Putri tak betah tinggal bersama Purwanto karena kerap melakukan kekerasan.
“Korban merasa mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Dikekang, tidak boleh sosialisasi dengan tetangga,” terangnya.
Sementara itu, Purwanto saat ditanya menampik melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya. Termasuk melarang Putri bersosialisasi dengan tetangga.
“Saya enggak pernah mukul. Kekerasan itu enggak ada. Masalah ngekang, dari keluarga enggak pernah biasa di lingkungan situ enggak ada masalah,” ujar Purwanto.
ADVERTISEMENT
Purwanto menyesal atas perbuatan tersebut. Terlebih, ia mengaku pembakaran itu tak sengaja dilakukannya.
“Sudah enggak ingat (setelah kejadian pembakaran itu), karena saya ikut terbakar. Saya sangat menyesal sekali karena bagaimana pun itu istri saya,” ucap Purwanto.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan