News
·
19 Juli 2021 12:05
·
waktu baca 2 menit

Rekor! Tes Corona di Indonesia Tembus 1 Juta dalam Sepekan Terakhir, Ini Datanya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rekor! Tes Corona di Indonesia Tembus 1 Juta dalam Sepekan Terakhir, Ini Datanya (7993)
searchPerbesar
Pemakaman COVID-19 di Surabaya. Foto: Instagram/@dishubsurabaya
Jelang berakhirnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 20 Juli 2021 mendatang, kasus corona di Indonesia masih terus meroket.
ADVERTISEMENT
Mulai dari indikator kasus positif, positivity rate, hingga kasus kematian akibat corona menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Padahal, sudah sekitar 2 pekan pengetatan aktivitas masyarakat diberlakukan.
Data Kemenkes yang diolah kumparan pada pekan ke-72 penularan corona di RI atau periode 12-18 Juli 2021, menunjukkan hampir seluruh indikator penangan corona tersebut memburuk situasinya.
Bagaimana gambaran kenaikan grafik sejumlah indikator tersebut? Berikut rangkuman datanya:

Pertumbuhan Kasus Positif Naik 6 Pekan Berturut-turut

Rekor pertumbuhan kasus positif corona kembali terjadi pada pekan ini. Kasus baru corona di Indonesia naik sebesar 350.723 dalam 7 hari ke belakang.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan 44,07 persen dibanding pekan lalu yang kasus positifnya tercatat sebanyak 243.119 orang. Kenaikan ini sekaligus menandai pertumbuhan kasus positif corona yang terus meroket selama 6 pekan berturut-turut.
ADVERTISEMENT

Positivity Rate Tembus 30 Persen

Tes corona di Indonesia pekan ini juga mencapai rekor tertingginya sebesar 1.146.664. Baru kali ini, tes corona individu di Indonesia mencapai 1 juta dalam sepekan.
Meski demikian, peningkatan jumlah tes itu berbanding lurus dengan rekornya jumlah orang yang positif corona. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 30,55 persen positif corona. Inilah angka positivity rate corona di Indonesia.
Rekor! Tes Corona di Indonesia Tembus 1 Juta dalam Sepekan Terakhir, Ini Datanya (7994)
searchPerbesar
Petugas medis penanganan COVID-19 melakukan swab antigen. Foto: ANTARA FOTO/Paramayuda
Jumlah tersebut menandakan ada 3 orang yang positif dari 10 orang yang dites corona. Semakin besar persentasenya, maka semakin menunjukkan tingginya penularan virus di komunitas masyarakat.
WHO memberi batas aman positivity rate maksimal 5 persen. Pekan kemarin (5-11 Juli) positivity rate corona RI berada di angka 26,36 persen. Selain menjauhi batas aman WHO, positivity rate corona RI juga naik sebesar 4,19 persen dibanding pekan lalu.
ADVERTISEMENT

Angka Kematian Tembus Rata-rata 1.000 per Hari dalam Sepekan

Kasus kematian corona Indonesia pekan lalu berada di angka 5.882 orang. Sementara pekan ini meningkat 21,01 persen dan catatkan rekor tertinggi sebanyak 7.118.
Artinya, jika angka kematian dirata-ratakan, setiap hari dalam sepekan, lebih dari 1.000 orang yang meninggal akibat corona di Indonesia.
Di sisi lain, angka kesembuhan juga meningkat dan mencapai rekor sebesar 176.934 pada pekan ini.

Tingkat Kesembuhan Menurun

Meski angka kesembuhan naik, tingkat kesembuhan justru turun ke angka 50,51 persen. Padahal pekan lalu persentasenya mencapai 64,35 persen.
Sementara tingkat kematian juga mencatatkan penurunan. Dari 2,42 persen di pekan lalu menjadi 2,03 persen pekan ini.
Perlu dicatat bahwa kenaikan atau penurunan tingkat kesembuhan dan kematian corona pekanan ini sangat dipengaruhi oleh jumlah orang yang positif pada pekan tersebut.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut membuat tingkat kematian terlihat menurun meskipun angka kematian justru meningkat. Sebab, angka kasus positif yang jadi bilangan pembagi rasio peningkatannya lebih tinggi dibanding angka kematian.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020