kumparan
15 Jan 2019 18:49 WIB

Relawan Jagad Akui Pasang Foto Gatot di Spanduk BPN Prabowo-Sandi

Konferensi pers Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad) relawan Gatot Nurmantyo For NKRI yang mengaku sebagai pihak yang memasang spanduk bergambar Gatot di kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. (Foto: Dok. Kumparan)
Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad) relawan Gatot Nurmantyo For NKRI mengaku sebagai pemasang spanduk bergambar Gatot di kantor BPN Prabowo-Sandi di Banjarsari, Solo. Ketua Presidium Jagad, Agus Yusuf, mengklaim sudah mengantongi izin dari Gatot untuk menggunakan fotonya di setiap kegiatan Jagad.
ADVERTISEMENT
"Gatot mengakui kita (Jagad) sebagai relawannya. Beberapa kali telah berkomunikasi baik dengan Gatot," kata Agus di Rumah Makan Ramayana, Kelurahan Kampung Baru, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/1).
"Niat kita memasang foto Gatot di spanduk itu murni mengucapkan selamat saja. Sama seperti niat baik PDIP Solo kirim karangan bunga di sana," imbuhnya.
Meski demikian, Agus mengaku pihaknya siap bertanggung jawab, baik secara hukum maupun moral, atas pemasangan spanduk tersebut. Ia juga mengaku telah mencopot sendiri spanduk yang terpasang di kantor Timses Prabowo-Sandi itu.
"Kami dari Jagad yang memasang spanduk ada fotonya Gatot di kantor pusat BPN. Tidak perlu diusut tuntas seperti yang diutarakan semua pihak di media. Saya siap bertanggungjawab," tegasnya.
Spanduk bergambar Gatot di kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. (Foto: Dok. Kumparan)
Meski mengucapkan selamat kepada tim Prabowo-Sandi, namun Agus menegaskan pihaknya akan tetap bersikap netral di Pilpres 2019. Hal itu, sesuai dengan arahan Gatot yang sebelumnya sempat muncul di bursa capres namun gagal.
ADVERTISEMENT
"Kami sampai sekarang bersikap netral sesuai arahan Gatot setelah gagal maju sebagai capres. Arah dukungan Jagad akan ditentukan pada Februari, dalam forum Rakornas," pungkasnya.
Jagad merupakan wadah relawan yang mendukung mantan Panglima TNI Jenderal TNI (purn) Gatot Nurmantyo untuk maju menjadi capres. Saat itu, turut hadir perwakilan relawan dari 28 provinsi yang mngikuti Rakornas pertama Jagad di Alana Hotel, 15 April 2018 lalu.
Posko Prabowo Sandi. (Foto: Dok. Kumparan)
Terkait poster tersebut, sebelumnya Gatot mengaku foto dirinya di baliho tersebut dipasang tanpa sepengetahuan dan izinnya. Ia pun meminta kepada pihak BPN agar segera menurunkan fotonya tersebut. Kini, spanduk tersebut sudah diturunkan.
"Mengenai brita seperti tersebut di atas & ada foto saya pada baliho Posko BPN Prabowo-Sandi di Solo, saya nyatakan bahwa saya tidak tahu menahu," cuit Gatot melalui akun twitternya, @Nurmantyo_Gatot, pada Sabtu (12/1) malam
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan