kumparan
16 September 2018 21:13

Relawan Rumah KMA Deklarasikan Dukungan ke Jokowi - Ma'ruf

Ma'ruf Amin, Meresmikan Rumah KMA
Ma’ruf Amin saat meresmikan Rumah KMA. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
Relawan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin berkumpul dan meresmikan rumah dukungan bernama Rumah Kiai Ma’ruf Amin (KMA), di Jalan dr. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan. Peresmian dilakukan Ma’ruf Amin didampingi oleh Ketua Kornas KMA Ahmad Bagdja.
ADVERTISEMENT
“Kita berkumpul di sini untuk secara resmi membuka pusat partisipasi dukungan untuk suksesnya capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin,” ujar Ahmad Bagdja dalam sambutannya di Rumah KMA, Minggu (16/9).
Peresmian ditandai dengan penarikan tirai di atas panggung. Di balik tirai tersebut terdapat foto Ma’ruf Amin dalam ukuran besar. Pada bagian bawah foto terdapat tulisan Rumah KMA Untuk Keutuhan Bangsa. Pekikan takbir mewarnai peresmian rumah KMA ini.
“Takbir, Allahuakbar, Allahuakbar,” ujar relawan yang hadir saat peresmian.
Selain meresmikan Rumah KMA, dalam acara tersebut juga dilakukan deklarasi dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf dari berbagai perwakilan relawan Rumah KMA yang datang dari berbagai daerah.
Ma'ruf Amin, Meresmikan Rumah KMA
Ma’ruf Amin saat meresmikan Rumah KMA. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
Bagdja mengatakan perpaduan antara Jokowi - Ma’ruf sangat tepat karena perpaduan antara ikhtiar dan doa. Karena Jokowi dinilai merupakan pekerja keras, sedangkan Ma’ruf merupakan guru dari para kiai.
ADVERTISEMENT
“Jadi ini adalah perpaduan yang baik. Dan untuk mensukseskannya tidak hanya dengan tepuk tangan,” kata Bagdja.
Sosok Ma'ruf Amin, kata Bagdja, merupakan kader NU tulen, dan pada Pilpres 2019 kader NU tampil lagi di mengikuti kontestasi. Bagdja menceritakan pengalamannya pada saat Pilpres 2004 lalu.
Ma'ruf Amin, Meresmikan Rumah KMA
Ma’ruf Amin saat meresmikan Rumah KMA. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
"Kita ingat ketika pasangan Mega-Hasyim saya ikut juga, di seberang sana ada juga Wiranto-Salahuddin Wahid. Kenapa kader NU bisa ada dua-duanya mungkin kita tidak menghendaki," kata Bagdja.
"Sekarang NU harus konsolidasi. Untuk kader-kader yang terbaiknya. Ke depan NU bukan hanya sebagai wakil presiden tapi juga sebagai presiden," tegas Bagdja.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ma’ruf mengatakan pencalonan dirinya sebagai cawapres tidak diduga dan direncanakan. Ia mengaku tidak memiliki tim sukses. Namun, melihat dukungan pada malam ini ia yakin dirinya bersama Jokowi bisa memenangkan Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
“Melihat dukungan yang seperti ini saya yakin Jokowi - Ma’ruf menang,” kata Ma’ruf.
Ma'ruf Amin, Meresmikan Rumah KMA
Peresmian Rumah KMA oleh Ma'ruf Amin. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan