News
·
20 November 2020 16:16

Respons DPP soal Ketua PAN Paniai Mundur Lalu Gabung Partai Ummat

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Respons DPP soal Ketua PAN Paniai Mundur Lalu Gabung Partai Ummat (98020)
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais saat Rapat Kerja Nasional PAN Tahun 2019 di Millennium Hotel, Jakarta Pusat. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
DPP Partai Amanat Nasional menanggapi pengunduran diri Esebius Gobai dari jabatan sebagai Ketua DPD PAN Paniai Papua, dan memutuskan bergabung dengan Partai Ummat.
ADVERTISEMENT
Wasekjen PAN, Soni Sumarsono, menjelaskan DPP telah menerima dan menyetujui pengunduran diri tersebut.
"DPP PAN menerima dan menyetujui surat pengunduran diri Saudaraku Esebius Gobai dari Ketua DPD PAN Paniai," kata Soni dalam keterangannya, Jumat (20/11).
Respons DPP soal Ketua PAN Paniai Mundur Lalu Gabung Partai Ummat (98021)
Surat Pengunduran Diri Ketua DPD PAN Paniai, Esebius Gobai. Foto: Dok. Istimewa
Soni mengeklaim DPP PAN memang sudah berencana mengganti yang bersangkutan dari kepengurusannya PAN di Paniai. Bukan tanpa alasan, Esebius dinilai gagal dalam Pileg 2019.
"DPP PAN memang telah merencanakan akan mengganti Esebius Gobai sebagai Ketua DPD PAN Paniai karena di pemilu 2019 PAN tidak mendapatkan kursi DPRD Kabupaten," ujarnya.
"Padahal, di pemilu 2014 PAN mendapatkan 5 kursi DPRD. PAN telah kehilangan 5 kursi DPRD kabupaten Paniai di pemilu 2019," lanjutnya.
Karena itu, DPP PAN akan mencari sosok pengganti yang jauh lebih baik dari Esebius untuk mencapai target-target yang sudah ditentukan.
ADVERTISEMENT
"DPP PAN dipastikan akan mengganti Esebius Gobai dengan figur tokoh yang baru dan memiliki akseptabilitas yang baik," ujarnya.
"Setelah Pilkada, DPW PAN Papua akan melaksanakan Musyawarah Wilayah, setelah itu menyelenggarakan Musyawarah Daerah di seluruh kabupaten/ kota se-Papua," tambahnya.
Soni tak menanggapi soal Esebius yang dalam surat pengunduran diri menyatakan bergabung dengan Partai Ummat. Soni menyebut pihaknya masih disibukkan dengan proses pemenangan paslon yang diusung di Pilkada.
Setelah itu, agenda internal PAN adalah menyelesaikan Musyawarah Wilayah. Termasuk di dalamnya membuat program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19.