News
·
16 September 2020 12:33

RI Dapat 20 Persen Akses Vaksin Corona dari Skema COVAX Facility Tahun 2021

Konten ini diproduksi oleh
RI Dapat 20 Persen Akses Vaksin Corona dari Skema COVAX Facility Tahun 2021 (72174)
Press Briefing virtual Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kamis (27/8). Foto: Kementerian Luar Negeri
Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan UNICEF untuk mendapatkan akses vaksin COVID-19 salah satunya dengan skema COVAX Facility.
ADVERTISEMENT
Kerja sama dilakukan dengan penandatanganan MoU antara pemerintah dan UNICEF.
Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Indonesia sejak awal pandemi, Indonesia secara konsisten terus menyuarakan pentingnya akses vaksin yang setara, aman dan dengan harga yang terjangkau.
Menurutnya Indonesia menjadi salah satu negara yang memenuhi syarat sebagai kategori Advance Market Commitment (AMC)dalam dalam kerangka GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization)- COVAX Facility.
“Indonesia akan memperoleh vaksin 20 persen dari jumlah penduduk di mana di dalamnya akan terdapat bantuan keringanan financial melalui mekanisme Official Development Assistance (ODA/Bantuan Pembangunan Resmi),” kata Menlu Retno dalam sambutannya yang disiarkan di Youtube Kemenkes, Rabu (16/9).
Menurut Menlu Indonesia terus berkomunikasi secara intensif dengan GAVI facility termasuk dalam kaitan waktu ketersediaan vaksin, harga dan sebagainya.
ADVERTISEMENT
“Perkiraan kita vaksin melalui jalur multilateral ini akan tersedia pada tahun 2021 yang pasti dengan adanya bantuan finansial ODA maka diharapkan harga vaksin akan lebih murah dibanding mekanisme lain," lanjut Menlu.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)