kumparan
9 November 2018 11:27

Rohandi Ingin Mati Serang Polsek Penjaringan, Sudah Buat Surat Wasiat

Surat wasiat rohandi
Surat wasiat rohandi pelaku penyerangan polsek penjaringan. (Foto: dok polres)
Rohandi (31) ingin mati. Dia mengalami depresi karena sakit, menganggur, dan urusan pribadi lainnya. Cara singkat dia ambil, Rohandi menyerang kantor polisi.
ADVERTISEMENT
Menurut Kapolsek Penjaringan Kompol Rachmat Sumekar dalam keterangannya, Jumat (9/11), Rohandi bahkan sudah meninggalkan surat wasiat untuk kakaknya, Oman.
"Oman (kakak Rohandi), motornya Andi pinjam dulu. Ini terakhir kalinya Andi nyusahin Oman, tolong dimaafin," demikian surat wasiat yang ditulis Rohandi.
"Dia depresi karena menganggur dan sakit getah bening," beber Rachmat di kantornya.
Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sungkar
Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sungkar. (Foto: Darin Atiandina/kumparan)
Rohandi menyerang dengan mengendarai motor masuk ke dalam Mapolsek Penjaringan. Turun dari motor pukul 01.35 WIB, dia langsung menyerang polisi dengan golok dan pisau daging yang dibawanya.
"Dia hanya menyerang polisi yang bersenjata," beber Rachmat.
Polisi yang bersenjata diserang karena memang tujuan Rohandi agar dia ditembak. Rohandi akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di tangannya.
"Sekarang yang bersangkutan ditahan," tutup Rachmat.
teroris, rohandi
Rohandi, pria yang menyerang polisi di Polsek Penjaringan, Jumat (9/11/2018). (Foto: istimewa)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan