kumparan
17 November 2018 12:04

Ruhut soal 'Gimmick' Sandi: Rambut Berubah Jadi Pete, Tuhan Marah Bos

Dikusi warung daun polemik narasi gaduh politik kisruh, Sabtu (17/11/2018). (Foto: Pulina Heras/kumparan)
Cawapres Sandiaga Uno kerap membuat gimmick dalam setiap kunjungannya di beberapa daerah. Influencer TKN Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul menuturkan, sebaiknya calon presiden-wakil presiden perlu berhati-hati dalam membuat gimmick dalam kampanyenya.
ADVERTISEMENT
"Gimmick itu hati-hati loh, Tuhan tidak pernah tidur, gusti ora sare," kata Luhut dalam diskusi polemik 'Narasi Gaduh, Politik Kisruh di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11).
Menurut Luhut, setiap gimmick yang dilakukan oleh Sandi merupakan hal yang tidak benar. Bagi Luhut, gimmick memiliki sebab akibat yang berpengaruh kepada masyarakat.
"Gimmick-gimmick (kampanye) Sandi, rambut berubah jadi pete, Tuhan marah bos. Gimmcik tempe setipis ATM, eh Jokowi datang ke pasar tahunya tidak, (tempe) masih tebal. Tempe masih seperti yang dulu," kata dia.
Sementara itu, Wakil Direktur Relawan Prabowo-Sandi sekaligus Ketua DPP PAN Yandil Abdi Harahap membantah Prabowo-Sandi hanya menebar gimmick dalam kampanyenya. Menurutnya, Prabowo-Sandi juga memiliki sebuah solusi bagi permasalahan yang belum diselesaikan Jokowi selama menjabat presiden.
ADVERTISEMENT
"Saya kira kalau kontestasi politik wajar ada sebuah narasi untuk menarik perhatian tapi kalau menurut kami, kami sudah memberikan solusi dalam konteks highlits sudah diberikan kubu oposisi," tuturnya.
Menurutnya, tim Prabowo-Sandi tidak memiliki sensasi yang sengaja dimunculkan kepada publik untuk mendapatkan perhatian. Ia menuturkan, setiap orang yang berada dalam tim, diberikan pembekalan dengan data yang akurat.
"Saya tidak melihat di tim Prabowo-Sandi ada yang sensasi. Semua relawan dibekali data, artinya kami sangat terukur sekali," ucapnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan