News
·
2 Juli 2021 16:00
·
waktu baca 2 menit

Samarinda Dilanda Banjir, Sejumlah Daerah Longsor

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Samarinda Dilanda Banjir, Sejumlah Daerah Longsor (138942)
searchPerbesar
Sejumlah kendaraan yang melintas banjir di Jalan Sirad Salman Samarinda, Jumat pagi (3/7/2021). Foto: Humas Pemkot Samarinda/ANTARA
Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda sejak Kamis (1/7) sore hingga Jumat pagi menyebabkan sejumlah kawasan di ibu kota Provinsi Kalimantan Timur itu terendam banjir.
ADVERTISEMENT
Guyuran air hujan juga telah menyebabkan tumbangnya sejumlah pohon dan tanah longsor di sejumlah lokasi serta menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Yudha Pranoto mengungkapkan, timnya telah mencatat genangan air dengan ketinggian 25 cm hingga 50 cm terjadi di 31 ruas jalan di Kota Samarinda.
Genangan antara lain terlihat di Jalan Awang Long, Pasundan, Senyiur, S Parman, Kahoi, Bangeris, Abul Hasan, Sutan Alimudin, Wiraguna, Simpang Vorvo, Agus Salim, Raudah, Siti Aisyah, Slamet Riyadi, Basuki Rahmat I, Basuki Rahmat II, dan Jalan Cendana.
“Banjir juga terjadi di Jalan Merbabu, Simpang Flyover Juanda, Suryanata, Antasari, Diponegoro, PMI, AW Syahranie, M Yamin, Pahlawan, Sutami, Gajah Mada, Rapak Dalam, Abdul Muis dan MT Haryono,” kata Yudha Pranoto dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Antara, Jumat (1/7).
ADVERTISEMENT
Yudha menambahkan selain banjir, peristiwa tersebut juga mengakibatkan pohon tumbang dan tanah longsor.
“Pohon tumbang terjadi di Gang Kita Kelurahan Loa Bahu Kecamatan Sungai Kunjang,” kata Yudha.
Tanah longsor terjadi di beberapa titik antara lain di Jalan RE Martadinata Gang Sederhana Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Jalan Wiratama Gang Al Isro RT 02 Nomor 44 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.
Tidak hanya dua lokasi tersebut, longsor juga terjadi di Perum Graha Indah RT 53 Blok H Jalan P Suryanata Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu.
Ia menegaskan pihaknya telah menurunkan sejumlah personel di titik lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dan pertolongan.
Yudha berharap agar masyarakat tetap waspada dengan berbagai ancaman bencana yang akan terjadi, namun diimbangi untuk tidak panik.
ADVERTISEMENT
“Kami imbau kepada masyarakat harus lebih disiplin agar tidak membuang sampah ke parit dan sungai. Itu akan membantu mengurangi banjir di Kota Samarinda,” kata Yudha Pranoto.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020