kumparan
News30 April 2019 16:32

Samurai dan Permata Jadi Simbol Pergantian Kekuasaan di Jepang

Konten Redaksi kumparan
Kaisar Jepang Akihito, upacara turun tahta, Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang
Kaisar Jepang Akihito menghadiri upacara turun takhta di Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang, Selasa (30/4). Foto: STR / JAPAN POOL / AFP
Kaisar Jepang Akihito pada Selasa (30/4) melakukan ritual utama penyerahan takhta kepada anaknya, Pangeran Naruhito. Akihito telah berkuasa di Jepang sejak 1989.
ADVERTISEMENT
Ritual singkat penyerahan takhta dilakukan Akihito di ruang pinus di dalam kompleks Kekaisaran Jepang di Tokyo. Di ruangan tersebut Akihito menyerahkan sebilah samurai dan permata sebagai tanda legitimasi Kaisar Jepang.
Setelah ritual utama, Akihito tidak langsung turun takhta. Sepanjang Selasa (30/4) Akihito masih berstatus Kaisar Jepang.
Kaisar Jepang Akihito, upacara turun tahta, Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang
Kaisar Jepang Akihito menyampaikan pidato saat upacara turun takhta di Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang, Selasa (30/4). Foto: STR / JAPAN POOL / AFP
Era kekaisaran Jepang baru yang diberi nama Reiwa akan dimulai pada Rabu (1/5) atau sehari sesudahnya.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dalam pernyataan resminya menyampaikan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Akihito selama memerintah di Negeri Matahari Terbit.
"Beliau telah memenuhi tanggung jawabnya sebagai simbol Jepang," sebut Abe seperti dikutip dari AFP, Selasa (30/4).
Kaisar Jepang Akihito, upacara turun tahta, Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang
Kaisar Jepang Akihito menghadiri upacara turun takhta di Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang, Selasa (30/4). Foto: STR / JAPAN POOL / AFP
Selama 200 tahun terakhir, peristiwa Kaisar turun takhta di Jepang baru terjadi di masa Akihito. Keputusan meletakkan kekuasaan diambil Akihito atas alasan usia.
ADVERTISEMENT
Di umur 85 tahun Akihito berulang kali masuk rumah sakit. Ia didiagnosis menderita penyakit jantung dan kanker prostat.
Semasa menjadi Kaisar, Akihito tidak punya kekuasaan politik. Tugas yang diemban Akihito sebatas simbol negara Jepang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan