kumparan
News1 Juni 2018 11:00

Sandi Heran 25 Tutup Saluran Air di Mampang Dicuri: Bahaya Sekali

Konten Redaksi kumparan
Sandiaga Uno
Sandi di Zona Embrio Kampung Betawi. (Foto: Mirsan/kumparan)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi hilangnya 25 penutup saluran air di Underpass Mampang. Sandi yang mengetahui hal itu dari foto yang diterima, menganggap pencuri penutup saluran air tersebut tidak mengutamakan kepentingan umum karena dapat membahayakan orang lain.
ADVERTISEMENT
“Bagaimana juga itu membahayakan orang lain. Saya baru dikirimi foto-foto itu bahaya sekali, kalau sepeda bahkan mobil lewat itu bisa terjadi kecelakaan. Itu tidak Pancasilais,” jelas Sandi setelah memimpin upacara peringatan Hari Pancasila di IRTI Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/6).
Menurut Sandi, oknum yang mencuri penutup saluran air itu adalah orang yang telah melanggar nilai-nilai Pancasila.
“Ini hal-hal yang sederhana saja seperti mengambil tutup jalan di Mampang-Kuningan yang baru diresmikan itu tidak Pancasilais,” kata nya.
Lubang di Underpass Mampang
Lubang di Underpass Mampang. (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)
Sandi mengimbau agar masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Hari Pancasila yang jatuh pada hari ini, kata Sandi, harus menjadi awal perubahan pada masyarakat.
“Seperti harapan Presiden bahwa kita harus memastikan nilai-nilai Pancasila tentang bagaimana kita menghadirkan nilai luhur itu dalam keseharian. Kita bisa, kita pacu dimulai tanggal 1 Juni ini,” imbau Sandi.
ADVERTISEMENT
25 Penutup saluran air yang berada di Underpass Mampang, Jakarta Selatan, diketahui hilang karena dicuri pada Kamis (31/5). Informasi itu pertama kali diunggah oleh akun Twitter @Sulistiawan_rd sekitar pukul 12.00 WIB. Informasi tersebut kemudian diteruskan oleh akun TMC Polda Metro Jaya.
Lubang air di Underpass Mampang
Lubang air di Underpass Mampang. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Penutup sementara langsung dipasang, agar tidak ada pengguna jalan yang terjeblos di saluran air yang terbuka tersebut. Hingga kini, insiden ini tengah diselidiki oleh pihak Dinas Bina Marga DKI.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan