kumparan
28 Okt 2018 19:07 WIB

Sandi: Sudah Jarang Kongkow dengan Erick Thohir Tapi Masih Bersahabat

Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno menjadi pembicara dalam acara Milenial Fest di Jakarta, Minggu (28/10/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, menjadi salah satu pembicara di Milenial Fest. Dalam acara tersebut, Sandi sempat bercerita tentang kedekatannya dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir.
ADVERTISEMENT
Sandi mengungkapkan, meski berseberangan di Pilpres 2019, persahabatannya dengan Erick tidak akan terganggu.
“Kita tetap berteman, menjunjung tinggi persahabatan abadi,” kata Sandi di hadapan peserta Milenial Fest di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Minggu (28/10).
Sandi mengaku sudah jarang bertemu Erick. Meski begitu, setiap bertemu Erick, keduanya selalu berpelukan sebagai ciri khas persahabatan mereka.
“Kongkow memang sudah agak jarang, tapi paling tidak bersahabat. Tadi kita hadir, berpelukan, kita cipika-cipiki,” ucap Sandi.
Sandiaga Uno dan Erick Thohir di Milenial Fest, Minggu (28/10/2018). (Foto: Dok.Tim Sandiaga Uno)
Dalam kesempatan itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengimbau agar para milenial tetap menjalin persahabatan meski berbeda pandangan politik. Ia berharap hubungan baiknya dengan Erick dapat dicontoh generasi milenial.
“Buat saya posisi kita berbeda, tugas kita berbeda. Tapi alhamdulillah tidak mengubah persahabatan. Dan ini yang saya sampaikan ke milenial bahwa seribu teman kurang, satu musuh kebanyakan,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT
“Seribu followers kurang, satu haters sudah bikin pusing. Jadi ini mudah-mudahan menjadi satu value yang para milenial pegang teguh,” lanjut Sandi.
Lebih lanjut, Sandi menyebut pertemuannya dengan Erick di acara Milenial Fest merupakan yang kesekian kali setelah sebelumnya sudah jarang bertemu.
“Kami enggak pernah ngobrol politik. Itu tugasnya masing-masing. Jadi kita hargai dengan profesional. Ini sekali, terakhir di HIPMI,” pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan