kumplus- Lipsus Para Penggocek Pinjol- Tongam Lumban Tobing

Satgas Waspada Investasi OJK: Pinjam ke Pinjol Ilegal adalah Kejahatan

27 Oktober 2021 12:48
ยท
waktu baca 7 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Maraknya jasa pinjaman online (pinjol) membuat masyarakat berbondong-bondong menggunakannya. Menurut OJK, sejak kemunculannya pada 2015, sudah ada 68,4 juta peminjam yang dilayani jasa ini dengan dana yang disalurkan mencapai Rp 249,9 triliun.
Meski demikian, mudahnya mengajukan pinjaman dan pencairan dana ternyata menimbulkan ekses. Misalnya, ada oknum yang meminjam dana ke pinjol dengan niat gagal bayar. Ekses ini diperparah dengan munculnya pinjol ilegal yang tak terdaftar dan tak berizin OJK.
Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan Tongam Lumban Tobing menanggapi fenomena tersebut dan memberi tips kepada masyarakat dalam melakukan pinjaman online. Simak petikan wawancaranya dengan berlangganan kumparan+.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparan+
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparan+
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Konten Premium kumparan+
Di tengah buasnya pinjaman online, sekelompok orang justru meminjam duit dari pinjol ke pinjol tanpa takut terjerat tagihan. Sedari awal, mereka tak berniat membayar; hanya ingin mengeruk duit dari pinjol. Inilah para penggocek pinjol. Klik di bawah.