kumparan
27 Juni 2018 20:35

SBY: Kemenangan Demokrat di Pilkada Serentak 2018 Melebihi Target

SBY di DPP Demokrat
SBY di DPP Demokrat (Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan)
Masa pemungutan suara Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebutkan, jika mengacu pada hasil hitung cepat sementara atau quick count, kemenangan Demokrat sudah melampaui target.
ADVERTISEMENT
“Secara menyeluruh dari 171 pilkada secara kuantitatif dikaitkan dengan target. Target kami 35%, hitungan sementara sudah lebih 35%, boleh dikatakan tidak meleset, bahkan lebih,” ujarnya, usai memantau quick count Pilkada di DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (27/6).
Hal tersebut tentu tidak membuatnya serta merta merasa puas. Karena, SBY lebih mempertimbangkan aspek strategis dari capaian Demokrat dalam kontestasi pilkada.
“Bukan hanya dihitung secara kuantitatif, tetapi kita lihat nanti strategic aspect-nya, provinsi mana, posisi apa yang dimiliki oleh Partai Demokrat begitu,” imbuhnya.
SBY juga menyebutkan, kekalahan suara di beberapa daerah dalam pilkada kali ini, akan menjadi pembelajaran bagi partai untuk mempersiapkan diri menjelang 2019.
AHY di pasar murah AHY Foundation
AHY di pasar murah AHY Foundation (Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan)
Sejalan dengan yang dikatakan putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), SBY akan studi kasus tentang beberapa kekalahan tersebut.
ADVERTISEMENT
“Misalnya, Jabar berbeda dengan hasil survei sebelumnya, what's going on, apa yang terjadi. Lebih bagus kita lihat seperti itu dengan demikian mendapatkan kejelasan nanti, sehingga yang akan datang, atau pemilu tahun depan kita lebih berhasil lagi,” paparnya.
Edy Rahmayadi
Perayaan kemenangan Edy Rahmayadi. (Foto: Soejono Eben Ezer Saragih/kumparan)
Beberapa kemenangan calon kepala daerah yang diusung Demokrat, antara lain, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang bertarung untuk Pilgub Sumut dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jatim.
Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak
Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak. (Foto: Antara/Moch Asim)
Ketika mendapati keunggulan mereka berdua, SBY langsung menelepon keduanya memberikan ucapan selamat. Ia berpesan, apabila nanti mereka terpilih berdasarkan hasil hitung resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), keduanya harus merangkul rakyat dan menjalankan amanah memimpin rakyat.
----------------------
Nantikan laporan lengkap Pilkada serentak 2018 di kumparan melalui topik Pilkada serentak 2018.
ADVERTISEMENT
Bagi pembaca yang memiliki informasi terkait Pilkada Serentak 2018, silakan dikirim melalui email redaksi@kumparan.com, atau bisa melalui sosial media resmi kumparan: instagram kumparan, twitter @kumparan dan Facebook @kumparancom
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan