Sebagai Bentuk Keseriusan, KIB Dinilai Perlu Umumkan Kriteria Capres

17 Mei 2022 14:36
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Sebagai Bentuk Keseriusan, KIB Dinilai Perlu Umumkan Kriteria Capres (77597)
zoom-in-whitePerbesar
Pertemuan Airlangga, Zulkifli Hasan, Suharso Monoarfa. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Banyak pihak meragukan keseriusan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk Golkar, PAN, dan PPP. KIB dinilai terlalu prematur dan tidak memiliki tokoh yang tepat untuk diajukan menjadi capres di Pilpres 2024.
ADVERTISEMENT
Pengamat Politik Universitas Padjajaran Kunto Wibowo menilai, untuk membuktikan keseriusan koalisi, KIB perlu mengumumkan kriteria capres. Ini penting agar masyarakat, kandidat capres, maupun partai lain menilai KIB tidak main-main.
“Yang bisa jadi indikator untuk melihat keseriusan Koalisi Indonesia Bersatu ini adalah yang pertama mereka segera mengeluarkan kriteria atau indikator-indikator apa yang menjadikan capres, memungkinkan suatu tokoh menjadi capres di KIB,” kata Kunto, Selasa (17/5).
Kunto menambahkan, kriteria capres yang akan dipilih perlu memiliki tingkat elektabilitas dan popularitas yang baik. Selain itu, visi dan misi harus berkualitas. Kandidat capres juga idealnya merupakan pribadi yang cerdas.
Ia mengingatkan, elektabilitas harusnya menjadi poin utama pertimbangan. Sebab, durasi kampanye dalam periode ini hanya 90-75 hari.
Sebagai Bentuk Keseriusan, KIB Dinilai Perlu Umumkan Kriteria Capres (77598)
zoom-in-whitePerbesar
Pertemuan Airlangga, Zulkifli Hasan, Suharso Monoarfa. Foto: Dok. DPP PAN
“Calon yang punya elektabilitas kuat di awal itu akan sangat diuntungkan karena waktu kampanye yang sempit. Ini akan susah bagi tokoh-tokoh atau calon-calon yang elektabilitasnya rendah untuk kemudian menggenjot elektabilitas untuk kemudian dikonversi menjadi suara,” jelas Kunto.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Meski sudah dibangun sejak dini, Kunto memprediksi KIB baru bakal mengumumkan kandidat capres yang diusung mendekati pendaftaran paslon capres-cawapres di KPU. Menurut dia, masih bakal banyak dinamika politik yang terjadi sebelum masa pendaftaran.
“Namun dinamika, spekulasi, dan mungkin sinyal yang jelas bisa diberikan lebih awal. Tapi, (ketahuan) sekitar 3-6 bulan sebelum batas pendaftaran capres,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kunto menilai KIB perlu membeberkan program koalisi ke depan. Misalnya, apa yang bakal mereka lakukan untuk menjaring capres. Ini penting untuk melihat keseriusan mereka menjaring capres dan tidak memilih capres secara asal.
“Selain indikator itu tentu saja harus didahului oleh platform begitu. Tidak hanya visi misi yang besar tetapi program-program koalisi ini apa,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
“Kita lihat apakah benar mereka ingin menang dan punya will untuk menang kuat sehingga apa pun keputusan yang diambil memang untuk memenangkan pemilu dan strategis. Tidak hanya untuk mengamankan posisi masing-masing,” tutup Kunto.
=========
Reporter: Dhania Anindyaswari Puspitaningtyas
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020