Sekda Minta Masyarakat DM IG Pemda DIY bila Ada Parkir atau Pedagang Nuthuk

4 April 2024 16:43 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sekda DIY Beny Suharsono. Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekda DIY Beny Suharsono. Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Sekda DIY Beny Suharsono meminta masyarakat melapor ke Instagram resmi Pemda DIY @humasjogja bila menemui tukang parkir maupun pedagang nuthuk selama libur Lebaran.
ADVERTISEMENT
Nuthuk adalah memberi tarif/harga yang tidak wajar atau terlalu mahal, seringkali di momen-momen tertentu seperti masa libur.
"Instagram Pemda DIY bisa, Instagram Pemkot Yogya juga bisa. Kan lebih cepat (lapornya)," kata Beny di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Kamis (4/4).
Beny mengatakan nantinya laporan tersebut akan diteruskan ke dinas yang berwenang misalnya saja soal perpakiran nantinya akan ditangani Dinas Perhubungan.
"Nanti (soal punglinya) di Tim Siber Pungli," katanya.
Nuthuk diakui Beny merupakan fenomena tahunan. Pengawasan terus selalu dilakukan oleh Pemda DIY.
Beny menegaskan, bagi yang melakukan pungli bisa diproses ke ranah pidana.
"Iya, itu pungutan liar (bisa pidana)," katanya.
Ilustrasi dilarang parkir. Foto: Shutterstock
Sebelumnya, Pj Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo menyebut Kota Yogyakarta akan menjadi kota wisata yang bertanggung jawab di libur Lebaran tahun ini. Kota Yogya diprediksi masih jadi favorit wisatawan di libur Lebaran tahun ini.
ADVERTISEMENT
Singgih mengatakan pihaknya akan menangani setiap kejadian kegawatdaruratan dan juga turut membiayainya.
"Kota Yogyakarta menjadi kota wisata yang bertanggung jawab, kalau ada kejadian kegawatdaruratan akan kami tangani dan kami biayai 24 jam," kata Singgih di kantornya, Senin (1/4).
Sebanyak 18 puskesmas di Kota Yogyakarta akan selalu siap selama libur Lebaran. Ada dua puskesmas yang beroperasi 24 jam, sementara semua rumah sakit beroperasi 24 jam.
"Kedaruratan ini kita tidak melihat KTP mana, locus-nya di Kota Yogya akan tangani dan biayai satu kali 24 jam," katanya.
Lanjut Singgih, dirinya juga menerjunkan Tim Siber Pungli untuk mengantisipasi persoalan parkir.
"Masalah yang selalu muncul itu tentang perparkiran sudah kami sampaikan ke Dishub dan Tim Siber Pungli bisa mengantisipasi tentang perparkiran supaya tidak jadi masalah kembali dan kembali lagi," bebernya.
ADVERTISEMENT