kumparan
News16 Maret 2020 16:11

Sempat Kontak dengan Menteri Belanda, Emil Dardak Negatif Corona

Konten Redaksi kumparan
Wakil Gubenur Jawa TImur, Emil Elestianto Dardak
Wakil Gubenur Jawa TImur, Emil Elestianto Dardak. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, memeriksakan kesehatannya di Lembaga Penyakit Tropis (LPT) Universitas Airlangga, Surabaya, pada Minggu (15/3) kemarin.
ADVERTISEMENT
Hal itu untuk memastikan apakah ia tertular virus corona (COVID-19) atau tidak. Sebab Emil sempat kontak dengan Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda, Cora van Nieuwenhuizen, dalam acara kemitraan di Surabaya pada Kamis (12/3).
Adapun sehari sebelumnya, Nieuwenhuizen kontak dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang dinyatakan positif corona dan harus kerja dari rumah selama 2 minggu.
Emil pun telah menerima hasil pemeriksaannya dan dinyatakan negatif corona.
"Iya (kemarin sidak sekalian cek Covid-19 juga. (Hasilnya) baru tadi pagi keluar dan sudah dipastikan negatif," ujar Emil kepada wartawan, Senin (16/3).
"Sebenarnya sih sehat-sehat saja, cuma ada beberapa pihak juga yang menganjurkan kita ambil langkah preventif," imbuhnya.
Budi Karya Sumadi dan Cora Van Nieuwenhuizen
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) dan Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda, Cora Van Nieuwenhuizen di Kantor PT Pelabuhan Indonesia II. Foto: ANTARA/Fauzi Lamboka
Emil mengatakan terus menjaga kesehatannya di tengah wabah virus corona. Sebab dengan kondisi seperti ini, pemerintah daerah harus selalu siap siaga.
ADVERTISEMENT
"Kita harus memastikan semua lancar, makanya kondisi kami sendiri harus prima, maka ya sudah, saya kemarin cek ke RS Unair," jelasnya.
Emil pun mengimbau warga Jatim menjaga kesehatan agar tak terserang virus corona. Selain itu, masyarakat diminta tidak panik dan pandai menyaring informasi soal corona agar tidak terkena hoaks.
"Dengan menjaga diri sendiri sebenarnya kita juga ikut menjaga orang lain juga tapi jangan sampai menjaga diri berlebihan dan merugikan orang lain," terangnya.
"Untuk itu kami menganjurkan kalau tidak penting-penting sekali ya tidak usah beraktivitas di luar rumah, kalau terpaksa beraktivitas di luar rumah ya jaga safety-nya," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan