kumparan
18 Jan 2019 17:45 WIB

Seorang Wanita Diciduk karena Tasnya Berisi Narkoba Tertinggal di KRL

Ilustrasi Narkoba (Foto: Pixabay)
Petugas Pengawalan Kereta (Walka) pada Kamis (17/1) sekitar pukul 15.00 WIB, menemukan satu buah tas di dalam KRL KA 1151 relasi Bogor-Jakarta Kota. Saat dibuka untuk proses pengecekan, ternyata tas tersebut berisi narkoba.
ADVERTISEMENT
Penemuan tas itu berawal dari petugas Walka PT KCI yang mendapatkan laporan dari penumpang di kereta tersebut. Penumpang itu melihat ada seseorang yang baru saja turun di Stasiun Depok, namun tas milik orang tersebut yang berada di rak bagasi tertinggal.
Atas laporan tersebut petugas Walka langsung mengamankan tas yang dimaksud dan menyerahkan ke petugas pengamanan dan pelayanan di Stasiun Pasar Minggu untuk dilakukan proses pengecekan.
"Setelah proses pengecekan dilakukan, petugas melihat salah satu barang yang mencurigakan berupa tiga klip plastik bening yang diduga narkoba," ujar VP Corporate Communication PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI), Eva Chairunisa, dalam keterangannya, Jumat (18/1).
penumpang menaiki rangkaian Kereta rel listrik (KRL) Commutter di Stasiun Cilebut, Bogor. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Selanjutnya tim pengamanan dan pelayanan PT KCI langsung melaporkan ke Polsek Pasar Minggu. Setelah diyakinkan bahwa benda tersebut narkoba, aparat kepolisian melakukan penyelidikan.
ADVERTISEMENT
Melalui kordinasi bersama tim pelayanan PT KCI, pihak kepolisian berhasil menemukan data pengaduan dari seorang perempuan yang merasa ketinggalan barang dengan ciri-ciri yang sama pada tas tersebut.
"Dengan berbagai upaya petugas kepolisian Polsek Pasar Minggu berhasil meringkus pemilik narkoba yang sempat menghubungi petugas call center PT KCI tersebut. Saat ini kasus tersebut sepenuhnya telah ditangani oleh pihak kepolisian sektor Pasar Minggu," kata Eva.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan