kumparan
1 Mei 2019 19:03

Serangan Bom di India Tewaskan 15 Pasukan Elite Kepolisian India

Ilustrasi serangan bom
Ilustrasi serangan bom. Foto: AFP/Mohamed Abdiwahab
Sebanyak 15 pasukan elite kepolisian dan seorang sopir tewas dalam serangan bom yang terjadi di India. Pemerintah menuding, serangan tersebut dilakukan pemberontak Maoist.
ADVERTISEMENT
Kepolisian India menyebut, insiden pada Rabu (1/5) itu tepatnya terjadi di area hutan di Gadchiroli di dekat wilayah Maharashtra.
"Kelompok Maoist menyerang pasukan yang sedang bepergian dengan mobil untuk memeriksa laporan serangan. Sejauh ini 16 orang dinyatakan tewas," sebut keterangan kepolisian Maharashtra, seperti dikutip dari AFP, Rabu (1/5).
Menurut keterangan pejabat kepolisian Gadchiroli, Prashant Dute, dugaan serangan yang diselidiki oleh pasukan tersebut adalah pembakaran 30 mobil di Gadchiroli.
Dia menambahkan, serangan seperti itu biasanya dilakukan oleh pemberontak sayap kiri radikal Maoist.
Pemberontak tersebut beroperasi di 20 negara bagian di India, terutama di wilayah Maharashtra, Chhattisgarh, Odisha, Bihar dan Jharkhand.
Ribuan pemberontak Maoist bertempur untuk memperjuangkan hak suku pedalaman India termasuk di antaranya hak kepemilikan tanah, sumber daya alam dan pekerjaan.
ADVERTISEMENT
Kelompok ini secara terbuka telah menyatakan menolak pemilu. Boikot terhadap pemungutan suara merupakan salah satu cara yang dipakai untuk melawan Pemerintah India.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan