Kumplus LIPSUS- Taliban Afghanistan- Coverstory

Siasat Licin Taliban Kuasai Afghanistan (2)

23 Agustus 2021 9:40
·
waktu baca 8 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
15 Agustus 2021, pemerintah Afghanistan jatuh. Taliban menguasai Kabul tanpa memuntahkan satu peluru pun. Tak ada perlawanan. Suasana mencekam, tapi tak ada tembak-menembak. Tentara Afghanistan enyah begitu saja, memudahkan jalan Taliban menuju Istana Kepresidenan.
Situasi itu mungkin membuat banyak orang terlongong-longong. Namun, Taliban sudah punya kalkulasi matang. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini peluru utama mereka bukan berasal dari senjata-senjata yang mereka sandang, tapi dari ruang-ruang diplomasi yang digelar sejak tahun lalu. Apa sebenarnya siasat Taliban?

“Taliban adalah pejuang yang baik. Anda harus menghargai mereka dalam hal itu. Mereka (seperti) telah berjuang seribu tahun … Mereka muncul tiba-tiba … Mereka sangat cerdik.”

- Donald Trump dalam wawancara dengan Fox News, 17 Agustus

Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparan+
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparan+
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Konten Premium kumparan+
Taliban kembali menguasai Afghanistan setelah 20 tahun digempur Amerika. Hanya dalam hitungan pekan, mereka menaklukkan seantero negeri. Bagaimana bisa? Dan bagaimana sikap Indonesia yang selama ini menjembatani dialog Taliban-pemerintah Afghanistan?