kumparan
5 Juni 2018 10:24

Singapura Tetapkan Zona Khusus untuk Pertemuan Trump dan Kim Jong-un

Hotel Shangri La di Singapura
Hotel Shangri-La di Singapura. (Foto: Dok. shangri-la.com)
Pemerintah Singapura menetapkan "zona acara khusus" untuk pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pekan depan. Zona khusus itu meliputi wilayah sekitar hotel Shangri-La, yang diduga akan menjadi tempat pertemuan kedua pemimpin.
ADVERTISEMENT
Diberitakan Reuters, Selasa (5/6), zona khusus ini akan diterapkan pada 10 hingga 14 Juni mendatang. Sementara pertemuan Kim dan Trump dijadwalkan digelar pada 12 Juni.
Wilayah yang masuk dalam zona ini adalah distrik Tanglin, Newton, dan Orchard. di wilayah ini terdapat berbagai kantor kedutaan besar, Kedubes AS, dan beberapa hotel besar, termasuk Shangri-La.
Menurut Komisaris Polisi Singapura Hoong Wee Teck seperti dikutip dari The Straits Times, zona khusus akan menjadi zona aman untuk menggelar pertemuan itu. Keberadaan polisi akan ditingkatkan di dalam zona ini.
Zona khusus pertemuan Trump dan Kim
Zona khusus pertemuan Trump dan Kim. (Foto: Dok. Kementerian Dalam Negeri Singapura)
Akan dilakukan juga pemeriksaan terhadap warga atau kendaraan yang memasukinya. Barang-barang terlarang seperti bendera, spanduk, flare, dan benda mudah terbakar dilarang masuk ke wilayah ini.
ADVERTISEMENT
Diperkirakan dalam periode waktu tersebut, kunjungan warga ke mall akan berkurang.
Hingga saat ini lokasi pertemuan Trump dan Kim masih belum diungkapkan. Namun dari penetapan zona khusus, diduga kuat pertemuan akan digelar di Hotel Shangri-La.
Dari riwayatnya, hotel ini sangat mumpuni untuk melakukan pertemuan besar. Sebelumnya beberapa forum internasional yang dihadiri pemimpin-pemimpin negara diadakan di hotel ini, salah satunya adalah Shangri-La Dialogue yang berakhir pada Minggu (3/6).
Karena keamanannya yang ketat, hotel itu juga pernah menjadi tempat menginap Barack Obama, George H.W. Bush, dan para pemain sepakbola dari klub Arsenal. Tahun 2015, hotel ini menjadi tempat bersejarah pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou.
Juru bicara Hotel Shangri-La menolak mengomentari soal pertemuan Trump dan Kim.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan