kumparan
6 Des 2018 19:36 WIB

Sosok Enny yang Tertimpa Pohon di Bogor: Ustazah yang Baik Hati

Mobil tertimpa pohon akibat angin puting beliung di Bogor. (Foto: Istimewa)
Seorang warga Perumahan BNR Enny Retno (45) meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang setelah angin puting beliungi Kota Bogor, Jawa Barat. Saat itu Enny dalam perjalanan menjemput anaknya yang bersekolah di SMAN 3 Bogor.
ADVERTISEMENT
Deswita, wali murid Nurul--anak almarhumah, mengaku mengenal Enny. Ia dikenal sebagai sosok yang baik. Deswita menyebut, Enny memang beberapa kali terlihat menjemput Nurul pulang sekolah.
"Iya tetap (menjemput). Kalau misalnya (anaknya) enggak bawa motor ya jemput. Kebetulan kami minggu lalu kami melakukan pengajian untuk menghadapi ulangan semester," kata Deswita kepada kumparan, Kamis, (6/12).
"(Saya) baru dapat beritanya sore, jadi tadi (informasi terakhir) (korban) masih di Rumah Sakit PMI, sepertinya lagi dibawa ke rumah duka di BNR," timpal Deswita.
Deswita bercerita, terakhir bertemu Enny saat acara pengajian para murid dalam rangka untuk menghadapi ujian semester. Enny tampak memberi ceramah dalam acara pengajian tersebut.
Sejumlah anggota polisi Polresta Kota Bogor membantu membersihkan batang pohon yang hancur akibat puting beliung di kota Bogor. (Foto: Dok. Polresta Kota Bogor)
"Beliau yang ngasih ceramahnya, memang beliau bisa disebut ustazah seperti itu. (Beliau) orang tua siswa yang tergabung dalam kelompok kelas Nurul. Ini kaget banget, makanya semua pada meluncur menuju TKP ke rumah mamah Nurul ini," kenang Deswita.
ADVERTISEMENT
"(Enny) luar giasa baik banget dan memang, ya itu tadi, ustazahlah," tutup Deswita.
Diketahui, satu orang warga tewas akibat tertimpa pohon yang timbang setelah diterjang angin puting beliung di Kota Bogor, Jawa Barat.
“Ya mau jemput anaknya pulang sekolah di SMA 3,” kata seorang petugas TNI yang enggan disebutkan namanya, kepada kumparan, Kamis (6/12). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Lawanggintung menuju Istana Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan.
Video
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan