kumparan
search-gray
News18 April 2020 13:26

Survei Median: 62,6 Persen Masyarakat Tak Setuju Skenario Darurat Sipil

Konten Redaksi kumparan
Survei Median: 62,6 Persen Masyarakat Tak Setuju Skenario Darurat Sipil (95187)
Petugas ambulans yang mengenakan pakaian hazmat, tiba di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis (5/3). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Median melakukan survei mengukur persepsi publik atas penanganan wabah virus corona di Indonesia. Yakni terkait kinerja pemerintah pusat, PSBB vs lockdown, serta darurat sipil dan mudik.
ADVERTISEMENT
Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan bedasarkan hasil survei 62,6 persen masyarakat tidak setuju dengan darurat sipil. Mereka tak sepakat langkah itu dijadikan skenario terburuk yang disiapkan pemerintah dalam menghadapi virus corona.
"62,6 persen masyarakat menyatakan jangan darurat sipil untuk menangani corona," kata Rico dalam hasil surveinya," Sabtu (18/4).
Survei Median: 62,6 Persen Masyarakat Tak Setuju Skenario Darurat Sipil (95188)
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock
Sementara itu, kata dia, sebanyak 24,6 persen masyarakat menyetujui penerapan darurat sipil untuk menekan penyebaran virus corona. Sedangkan, 12,8 persen masyarakat menjawab tidak tahu.
"24,6 persen masyarakat memperbolehkan darurat sipil. 12,8 tidak tahu atau tidak mau menjawab," tuturnya.
Selain itu, Rico mengungkapkan 52,9 persen masyarakat percaya dengan data jumlah korban yang setiap harinya diperbarui oleh pemerintah. Sementara sebanyak 29,9 persen masyarakat kurang percaya.
ADVERTISEMENT
"Ya percaya 52,9 persen, tidak percaya 29,9 persen, dan tidak tahu atau tidak jawab 17,1 persen," kata dia.
Survei Median tersebut dilakukan dalam kurun waktu 6-13 April 2020. Sebanyak 800 responden melalui nomor telepon turut serta dalam survei itu.
Para responden itu dipilih secara acak dari 20.658 nomor telepon yang berasal dari survei nasional Median sebelumnya. Tingkat kepercayaan hasil survei 95 persen, sementara margin error sebesar 3,46 persen.
Simak panduan lengkap dalam menghadapi pandemi corona dalam Pusat Informasi Corona. Sebuah inisiatif yang dirancang kumparan untuk membantu masyarakat Indonesia.
*********************
Simak panduan lengkap dalam menghadapi pandemi corona dalam Pusat Informasi Corona. Sebuah inisiatif yang dirancang kumparan untuk membantu masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
*********************
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white