Surya Darmadi Didakwa Pencucian Uang Rp 7 T, Aset Ada di Jaksel hingga Singapura

8 September 2022 15:31
·
waktu baca 10 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Surya Darmadi usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/9/2022). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Surya Darmadi usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/9/2022). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi, turut didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Menurut jaksa, pencucian uang itu diduga dilakukan oleh Surya Darmadi dengan menggunakan hasil keuntungan korupsi penyerobotan kawasan hutan lindung di Indragiri Hulu, Riau, untuk membeli sejumlah aset.
ADVERTISEMENT
Asetnya pun tersebar di sejumlah daerah dalam berbagai bentuk, dari di Jakarta Selatan hingga Singapura. Pembelian itu diduga untuk menyamarkan uang korupsi tersebut.
"Dengan sengaja, membayarkan atau membelanjakan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana, baik perbuatan itu atas namanya sendiri maupun atas nama pihak lain," kata jaksa saat membacakan dakwaan di PN Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (8/9).
Ada dua dakwaan pencucian uang yang didakwakan kepada Surya Darmadi. Pertama, terkait hasil tindak pidana yang diduga disamarkan tersebut diperoleh dalam kurun waktu 2004 sampai 2010 dari lima anak perusahaan terafiliasi Surya Darmadi.
Perusahaan tersebut yakni PT Banyu Bening Utama, PT Kencana Amal Tani, PT Palma Satu, PT Seberida Subur dan PT Panca Agro Lestari yang ditransfer ke PT Darmex Plantations selaku holding perkebunan di Riau milik Surya Darmadi.
Kejagung sita lagi rumah, lahan hingga gedung terkait kasus Surya Darmadi. Foto: Kejagung
zoom-in-whitePerbesar
Kejagung sita lagi rumah, lahan hingga gedung terkait kasus Surya Darmadi. Foto: Kejagung
Dalam dakwaan keuntungan dari lima perusahaan tersebut yakni Rp 7.593.068.204.327 dan USD 7.885.857 atau jika dirupiahkan mencapai Rp 117.115.116.156 dengan kurs USD 1 = Rp 14.908. Sehingga total keuntungan yang kemudian disamarkan oleh Surya Darmadi mencapai Rp 7.710.183.320.483.
ADVERTISEMENT
"[Terdakwa Surya Darmadi] dengan sengaja, membayarkan atau membelanjakan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana, baik perbuatan itu atas nama sendiri maupun atas nama pihak lain," kata Jaksa.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Penampakan helikopter milik Surya Darmadi yang disita Kejagung. Foto: Kejagung
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan helikopter milik Surya Darmadi yang disita Kejagung. Foto: Kejagung
Berikut daftar pencucian uang dengan membeli sejumlah aset yang diduga dilakukan oleh Surya Darmadi:
  1. Rumah Susun (Rusun) Hunian dan Non Hunian The Ritz Carlton Hotel & APT Airlangga JI. Lingkar Mega Kuningan Blok E1-1 Lt.35 No.CP-35 Blok Central Park Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi.
  2. Rusun Hunian dan Non Hunian The Ritz Carlton Hotel & APT Airlangga JI. Lingkar Mega Kuningan Blok E1-1 Lt. 40 No PA-40A Blok Park Aveneu Kelurahan Kuningan Timur.
  3. Melakukan pembelian tanah dan bangunan atas nama pihak lain yakni PT Wanamitra Permai (anak perusahaan PT Asset Pacific) melakukan pembelian rumah yang terletak di Jl. HR Rasuna Said Blok X.2 Kav 6 Kelurahan Kuningan Timur Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan 927 luas 4.720 M².
  4. Melakukan pembelian tanah dan bangunan atas nama pihak lain yakni PT Ratu Alam Persada.
  5. Melakukan pembelian tanah dan bangunan atas nama pihak lain yakni PT Ratu Alam Persada yang terletak di Jl. Bukit Golf Utama Blok PA/29 sub Sektor III Kelurahan Pondok Pinang Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan
  6. Melakukan pembelian tanah dan bangunan yang berlokasi di Jl. Simprug Garden Blok G No. 20 Kelurahan Grogol Selatan Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta selatan berdasarkan sertifikat Hak Milik 3740 luas 912 M² atas nama Surya Darmadi.
  7. Melakukan pembelian Tanah dan bangunan di atas sertifikat hak milik (SHM) No. 3740 luas 912 M² yang terletak di Jl. Simprug Garden Blok G No. 20 Kelurahan Grogol Selatan Kecamatan Kebayoran Lama atas nama Surya Darmadi.
  8. Melakukan pembelian tanah dan bangunan atas nama pihak lain yakni PT Ratu Alam Persada yang terletak di Jl. Bukit Golf Utama Blok PA/29 sub Sektor III Kelurahan Pondok Pinang Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan berdasarkan sertifikat HGB 7411 luas 535 M²
  9. Melakukan 1 (satu) bidang tanah dan bangunan atas nama pihak lain yaitu PT Delimuda Perkasa sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor : 01 An. PT. Delimuda Perkasa dengan luas tanah 697.196 M² (meter persegi) yang terletak Desa/Kelurahan Sengkati Baru, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, Propinsi Jambi;
  10. Melakukan pembelian tanah dan bangunan atas nama pihak lain yakni Bill Darmadi (anak terdakwa) di atas sertifikat HGB 9396 luas 2.358 M² JI. Golf Utama Sektor III Blok PE Kav No. 7 Kelurahan Pondok Pinang Kec. Kebayoran Lama, dan kemudian pada Tahun 2018.
  11. Melakukan pembelian tanah dan bangunan atas nama pihak lain yakni Bill Darmadi berdasarkan sertifikat HGB 9397 luas 2723 M² JI. Golf Utama Sektor III Blok PE Kav No. 7 Kelurahan Pondok Pinang Kec. Kebayoran Lama yang kemudian pada Tahun 2018.
  12. Melakukan pembelian tanah dan bangunan atas nama pihak lain yakni PT Kuningan Nusajaya (anak perusahaan PT Asset Pacific) yang terletak di Jl. Rangkayo Rasuna Said Blok X.5 No. 12 dan X.5 No.11 Kelurahan Kuningan Timur Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan sesuai sertifikat HGB 2051 luas 4.470 M² pada tahun 2010 dengan nilai Rp299.999.000.000,00.
ADVERTISEMENT
Atas perbuatan itu, dia didakwa dengan pasal 3 ayat (1) huruf c UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Pencucian Uang.
Tumpukan uang sitaan dalam pecahan rupiah dan mata uang asing tersangka pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi yang diekspose Kejagung, Selasa (30/8/2022). Foto: Hedi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tumpukan uang sitaan dalam pecahan rupiah dan mata uang asing tersangka pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi yang diekspose Kejagung, Selasa (30/8/2022). Foto: Hedi/kumparan
Dakwaan kedua ialah perbuatan pencucian uang yang terjadi dalam kurun 2010 hingga 2022. Ia didakwa melakukan pencucian uang dengan cara menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain yakni melakukan penempatan dana pada lembaga keuangan dalam bentuk tabungan dan deposito.
Kemudian melakukan pembelanjaan atau pembayaran di antaranya untuk pembelian tanah dan bangunan, memberikan pinjaman kepada pihak yang terafiliasi, membiayai pembangunan pabrik, pembelian saham, atas harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan tindak pidana pencucian uang.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut ia lakukan dari hasil keuntungan kegiatan perkebunan sawit pada 2004-2022.
Berikut rinciannya:
  1. Pada tanggal 27 Juli 2017 sampai dengan tanggal 11 Mei 2018 terdakwa Surya Darmadi mentransfer uang sebesar Rp15.153.790.200,00 kepada Cheryl Darmadi (anak Terdakwa).
  2. Pada tanggal 31 Januari 2012 sampai 28 Juli 2022 Surya Darmadi mentransfer uang sebesar Rp3.352.902.748.385,00 ke PT Bayas Biofuel, PT Darmex Agro, PT Darmex Oil & Fats, Yayasan Darmex
  3. Pada tanggal tanggal 27 Januari 2012 sampai dengan tanggal 28 Juli 2022 mentransfer uang sebesar Rp331.291.072.111.00 ke PT Bayas Biofuel, PT Darmex Agro, PT Darmex Oil & Fats, Yayasan Darmex menggunakan rekening bank milik PT Seberida Subur
  4. Pada tanggal tanggal 27 Maret 2012 sampai dengan tanggal 29 Juli 2022 mentransfer uang sebesar Rp2.704.885.792.251,00 ke rekening PT Bayas Biofuel, PT Darmex Agro, PT Darmex Oil & Fats, Yayasan Darmex menggunakan rekening bank milik PT Seberida Subur
  5. Pada tanggal 03 Januari 2012 sampai dengan tanggal 28 Juli 2022 mentransfer uang sebesar Rp1.498.081.527.239.00 ke PT Darmex Plantations, PT Darmex Agro, PT Darmex Biofuels dan PT Darmex Oil & Fats menggunakan rekening Bank PT Panca Agro Lestari
  6. Pada tanggal 27 Januari 2012 sampai dengan tanggal 28 Juli 2022 mentransfer uang sebesar Rp1.892.738.295.122,00 ke PT Darmex Plantations, PT Darmex Agro, PT Darmex Biofuels dan PT Darmex Oil & Fats menggunakan rekening Bank PT Panca Agro Lestari menggunakan Rekening Bank PT Palma Satu di Bank Mandiri.
  7. Pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2021 melakukan penyetoran modal ke PT Harapanjaya Bumipertiwi melalui PT Asset Pacific sebesar Rp440.000.000.000,00.Uang tersebut kemudian dipergunakan PT Harapanjaya Bumipertiwi untuk membeli 3 bidang tanah di Kalimantan Timur.
  8. Pada tahun 2012 sampai tahun 2022 terdakwa Surya Darmadi melalui PT Kencana Amal Tani, PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari, PT Palma Satu, PT Seberida Subur, PT Harapanjaya Bumi Pertiwi, PT Asset Pacifik mentransfer Dana ke PT Delimuda Nusantara untuk penyetoran modal dan pembelian saham sejumlah perusahaan baru.
  9. Pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2020 Surya Darmadi melalui PT Darmex Plantations melakukan penyertaan modal ke PT Monterado Mas selanjutnya PT Monterado Mas melalui PT Dabi Oleo mendirikan pabrik di Lubuk Gaung Riau dengan dana sebesar Rp1.493.000.000.000,00, namun pada tahun 2020 Pabrik tersebut dijual Terdakwa kepada PT Sari Dumai Oleo.
  10. Pada Tahun 2013 melakukan pembayaran Tanah dan Bangunan Perkantoran yang terletak di Jl. Salemba Raya No 5 dan 5A Rt 014 Rw 03 Kelurahan Paseban Kecamatan Senen Jakarta Pusat sesuai sertifikat HGB 224 dengan luas luas 2.180 M² melalui PT Asset Pacific.
  11. Pada tahun 2013 Terdakwa SURYA DARMADI melalui PT Asset Pacific melakukan penyetoran modal ke PT Tugu Tani (anak perusahaan) sebesar Rp331.100.744.347,00 selanjutnya melalui PT Tugu Tani melakukan pembayaran tanah dan bangunan perkantoran yang terletak Jl. Arif Rahman Hakim No.3 Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan Menteng Kota Jakarta Pusat sesuai sertifikat HGB 773 luas 16.250 M².
  12. Pada tahun 2013 Terdakwa SURYA DARMADI melakukan pembelian 1 (satu) unit Apartement The Pakubuwono View, JI. Tengku Nyak Arief yang beralamat di Jl. Kramat No.12 Rt 009 Rw 01 Lantai 12 No. LW 12B Blok Lacewood Kelurahan Kebayoran Lama dengan sertifikat Hak Milik atas Rumah Susun Nomor: 40/XI/LACEWOOD seluas 180 M² atas nama Cheryl Darmadi.
  13. Pada tahun 2015 terdakwa Surya Darmadi melakukan pembelian tanah dan bangunan yang beralamat di Jl. Bukit Golf Utama Blok PE Kav No.9 Kelurahan Pondok Pinang Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan sertifikat Hak Milik Nomor 4291 luas 800 M² atas nama Adil Darmadi.
  14. Pada Tahun 2015 Surya Darmadi melakukan pembelian tanah dan bangunan yang beralamat di Jl. Bukit Golf Utama Blok PE Kav No.9 Kelurahan Pondok Pinang Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan sertifikat Hak Milik Nomor 4414 seluas 2209 M² atas nama Adil Darmadi
  15. Pada tahun 2015 Terdakwa Surya Darmadi melalui PT Menara Perdana melakukan pembelian dia bidang tanah dan bangunan berupa Hotel Holiday Inn Resort Baruna Bali.
  16. 16. Pada tahun 2016 Surya Darmadi melakukan pembelian bangunan perkantoran yang terletak di Jl. R.A. Kartini II-S Kav. 6 Sektor II Kelurahan Pondok Pinang Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan Sertifikat hak Guna Bangunan Nomor: 6659 dengan luas 5.000 M² atas nama PT Menara Capital Indonusa.
  17. Pada tanggal 12 Mei 2021 Terdakwa SURYA DARMADI melalui PT Asset Pasific menempatkan dana ke Perusahaan Terdakwa di Singapura dalam bentuk penyertaan saham sebesar SG$4,800,000 melalui perjanjian antara PT Asset Pasific (Subscriber) dan Palma Pasific PTE LTD (Existing Shareholder) dan Rich Asian PTE LTD.
  18. Pada tanggal 18 Juni 2021 Terdakwa SURYA DARMADI melalui PT Asset Pacific dan Palma Pacific Pte Ltd mentransfer Dana sebesar SGD63.000.000,00 ke Rich Asian Pte Ltd yang merupakan perusahaan Terdakwa di Singapura.
  19. Pada bulan Juni 2021 Terdakwa Surya Darmadi melalui PT Asset Pacific melakukan pembelian Properti di Australia menggunakan Asset Pacific Pty Ltd yang terletak di di 235 Queen Street, Melbourne, Victoria, 3000 senilai AUD $45.400.000
  20. Pada bulan Mei 2022 Surya Darmadi melalui PT Asset Pacific membeli aset berupa 22 unit apartemen di Singapura yang terletak di Draycott 8, 8 Draycott Park, Singapore 259404 senilai SGD $166.772.550,00
  21. Pada bulan Juni 2022 Terdakwa Surya Darmadi melalui PT Menara Capital Indonusa melakukan pembelian saham MCOL sebesar Rp 175,031,185,000,00
  22. Pada tahun 2020 Terdakwa Surya Darmadi melalui PT Danatama Mulia melakukan pembelian 3 (tiga) bidang tanah dan bangunan terletak di Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
  23. Pada tahun 2020 Terdakwa Surya Darmadi melalui PT Asset Pacific dan PT Darmex Plantation telah menempatkan dana dalam bentuk giro dan Deposito pada Bank Mandiri, Bank BRI, bank BNI. Masing-masing senilai: Rp 544.066.922.778,00,00; Rp3,020,879,952,618,00 dan Rp1.558.242.189.583,23
  24. Surya Darmadi melalui PT Darmex Plantation melakukan setoran modal ke PT Alfa Ledo senilai Rp3.000.000.000.000,00 dengan komposisi pemegang saham Terdakwa Surya Darmadi sebesar 99,99% dan Julia Riady sebesar 0,001%. Melalui anak perusahaan PT Alfa Ledo Terdakwa menguasai sejumlah aset berupa dengan total 11 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kalimantan Barat.
  25. Pada tahun 2022 Surya Darmadi melakukan pembelian satu unit Apartement South Hills Lantai 15 No. 15 R luas 124 M² JI. Denpasar Raya, Jakarta Selatan dengan sertifikat Hak Milik Atas Rumah Susun Nomor 7916 atas nama Adil Darmadi, anak kandung Surya Darmadi.
ADVERTISEMENT
Atas perbuatannya, Surya Darmadi didakwa dengan pasal 3 atau pasal 4 UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Pencucian Uang.
Selain pencucian uang, dalam perkara pokoknya, dia juga didakwa dengan pasal merugikan keuangan negara akibat pencaplokan lahan hutan lindung di Indragiri Hulu dengan jumlah mencapai Rp 78,8 triliun. Dia dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP atas perbuatan itu.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·