News
·
11 November 2020 14:44

Surya Paloh Ingin Parliamentary Threshold 7% dan Presidential Threshold 15%

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Surya Paloh Ingin Parliamentary Threshold 7% dan Presidential Threshold 15%  (12406)
searchPerbesar
Ketua Umum NasDem Surya Paloh berbicara pada perayaan HUT ke-9 NasDem di Akademi Bela Negara NasDem, Rabu (11/11). Foto: NasDem
NasDem menginginkan adanya penyederhanaan jumlah parpol dalam pemilu 2024. Karena itu, Ketum NasDem Surya Paloh mengatakan partainya menawarkan agar parliamentary threshold naik dari 4 persen menjadi 7 persen melalui revisi UU Pemilu.
ADVERTISEMENT
"Partai NasDem dari awal berdiri sudah menawarkan upaya penyederhanaan partai politik melalui kenaikan parliamentary threshold 7 persen di DPR," kata Surya dalam pidatonya di HUT Partai NasDem ke-9, Rabu (11/11).
Selain itu, Surya menuturkan NasDem juga menginginkan agar presidential threshold turun 20 persen menjadi 15 persen. Menurutnya, penurunan ambang batas pencalonan capres cawapres dibutuhkan agar membuka ruang bagi seluruh pihak mencalonkan diri.
Surya Paloh Ingin Parliamentary Threshold 7% dan Presidential Threshold 15%  (12407)
searchPerbesar
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat silaturahmi di DPP Golkar, Jakarta, Senin (9/3). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
"Begitu juga dengan presidential threshold, NasDem menawarkan 15 persen untuk membuka ruang partisipasi putera-puteri terbaik bangsa untuk mengaktualisasikan dirinya sebagai pemimpin negara," kata dia.
"Dibutuhkan pelembagaan demokrasi yang semakin matang dan berkualitas bagi kehidupan politik di tanah air ke depan," lanjut Surya.
Meski begitu, Surya menyadari adanya anggapan bahwa partainya seolah bermain-main dengan kenaikan PT. Namun, ia berpandangan kenaikan PT tetap dibutuhkan demi memperbaiki kualitas demokrasi.
ADVERTISEMENT
"Sebagai pimpinan parpol saya menyadari ada banyak cemoohan, yang dihadapkan kepada kita, seakan-akan kita bermain-main, dengan tawaran kenaikan PT menjadi 7 persen. Tetapi sesungguhnya, sejujurnya saya ingin tegaskan itu adalah upaya sungguh-sungguh dengan kesadaran ada dalam diri saya sebagai ketua umum partai," ucapnya.
Surya Paloh Ingin Parliamentary Threshold 7% dan Presidential Threshold 15%  (12408)
searchPerbesar
Warga menggunakan hak politiknya ketika mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 02, Pasar Baru, Jakarta, Sabtu (27/4). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
"Kenaikan PT memang dibutuhkan untuk penyederhanaan kehidupan parpol yang ada di negeri ini agar pendekatan kita bukan hanya pendekatan kuantitatif , tetapi kita lebih melakukan pendekatan aspek kualitatif," lanjut Surya.
Dia pun mengaku tak masalah seandainya NasDem tak lolos dari PT 7 persen yang disarankan langsung dari partainya.
"Maka kalau pun NasDem apakah mampu dia akan lolos pada PT yang disarankannya sendiri? Kita katakan apa pun konsekuensi, NasDem boleh tidak lolos PT tetapi kehidupan politik di negeri akan harus lebih baik daripada apa yang kita miliki saat ini," kara Surya.
ADVERTISEMENT
Bahkan, Surya mengatakan NasDem menginisiasi untuk melakukan evaluasi terkait pelaksanaan pemilu serentak pileg dan pilpres.
"Partai NasDem menginisiasi untuk melakukan amandemen UUD khusus terkait keserentakan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden. Ini adalah hasil evaluasi dan refleksi partai terhadap mekanisme pemilu yang sudah kita jalani," ujarnya.
Lebih lanjut, ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga iklim politik yang sehat tak menggunakan isu SARA dan hoaks.
"Iklim politik yang menjunjung tinggi konstitusi dan berkomitmen pada kesepakatan kita bersama sebagai sebuah bangsa. Iklim politik yang tidak menguras emosi bangsa ini dengan isu-isu SARA, hoaks dan isu sensitif lainnya," tandas Surya.