News
·
18 September 2020 15:29

Syekh Ali Jaber Minta Polisi Serius Tangani Kasus: Yang Ditusuk Indonesia, Ulama

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Syekh Ali Jaber Minta Polisi Serius Tangani Kasus: Yang Ditusuk Indonesia, Ulama (10564)
Syekh Ali Jaber. Foto: Instagram/@syekh.alijaber
Syekh Ali Jaber meminta agar kasus penusukan terhadapnya saat mengisi tausiah di Lampung pada 13 September lalu diusut tuntas oleh kepolisian. Menurutnya, kasus ini telah mencederai kedamaian di Indonesia, karena sosok ulama yang diserang.
ADVERTISEMENT
"Saya mengharapkan aparat kepolisian menegakkan hukum, yang menjalankan keseriusan hukum, karena ini kasus bukan milik saya, yang ditusuk bukan Jaber, tapi menurut saya yang ditusuk adalah Indonesia, ulama, dan saya harap kepala kepolisian tolong bersungguh-sungguh ditangani kasus ini," ungkap Syekh Ali Jaber saat konferensi pers secara virtual, Jumat (18/9).
"Bahkan seperti yang dijanjikan Pak Mahfud akan dibukakan motif di belakang kejadian ini," imbuhnya.
Syekh Ali Jaber Minta Polisi Serius Tangani Kasus: Yang Ditusuk Indonesia, Ulama (10565)
Syekh Ali Jaber. Foto: Instagram/@syekh.alijaber
Selain itu, Syekh Ali Jaber juga mendoakan agar pria yang menusuknya, Alpin Andrian (AA), cepat pulih, mendapat ampunan dari Allah SWT, dan semakin cinta pada Indonesia. Bahkan, ia juga memberikan bendera merah putih kepada Alpin agar selalu merasa cinta NKRI.
"Semoga apa yang terjadi Allah maafkan dosamu dan menjadi pelanjaranmu dan keluargamu. Saya makin cinta Indonesia dan masyarakat. Saya hadiahkan sesuatu ke AA. Mudah-mudahan ini bisa mendorong semangat menjadi orang yang berguna bagi Indonesia dan keluarga," ungkapnya.
Syekh Ali Jaber Minta Polisi Serius Tangani Kasus: Yang Ditusuk Indonesia, Ulama (10566)
Pelaku penusuk Syekh Ali Jaber. Foto: Twitter/@@sandrotama
Syekh Ali Jaber meminta umat dan masyarakat Indonesia agar tak terprovokasi dan dimanfaatkan untuk adu domba akibat kejadian ini. Ia berharap masyarakat Indonesia mampu menahan emosi dan tetap menjalin semangat persatuan.
ADVERTISEMENT
"Umat tetap tenang, jangan terpancing, jangan emosi, jangan terdorong untuk memanfaatkan kita diadu domba. Kekuatan kita adalah persatuan," ucap ulama berusia 44 tahun itu.
Ia menegaskan ada hikmah dari Allah di balik apa yang sudah terjadi. Ali pun tak menyalahkan takdir dan mengambil hikmah serta pelajaran dari insiden ini.
"Ini takdir Allah dan saya tidak menyalahkan," pungkasnya.
----------------------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona