News19 Juni 2018 15:30

Tahapan One Way Nyaris 200 Km dari Palimanan hingga Cawang

Konten Redaksi kumparan
Tahapan One Way Nyaris 200 Km dari Palimanan hingga Cawang (1171771)
Penetapan satu jalur Tol Palimanan Jakarta-Cirebon (Foto: Reki Febrian/kumparan)
Polisi memberlakukan sistem one way (satu arah) dari Tol Palimanan hingga Tol Cawang sejauh 190 km mulai pukul 15.00 WIB. One way ini diberlakukan secara bertahap.
ADVERTISEMENT
Mengapa sampai harus diberlakukan one way sejauh itu? Kabagops Polri Kombes Benyamin menjelaskan, bila one way diberlakukan sepotong sepotong, maka akan menimbulkan kemacetan baru.
"Misalnya sampai KM 129 dan KM 128 kita tutup one way dari arah KM 147 masuk ke jalur A, one way di sini kita setop. Nah ini kita masuk ke sini. Ini juga timbulkan kemacetan. Terus ketika masuk ke situ nanti menimbulkan pelambatan sehingga timbulkan kemacetan baru," kata Kabagops Korlantas Polri Kombes Benyamin saat meninjau arus balik di rest area tol Cipali, Selasa (19/6).
Oleh karena itulah kemudian, lanjut dia, polisi memberlakukan one way sejauh kira-kira 190 km. "Tapi kalau one way kita bablasin semua, ini enggak ada penghalang lagi," bebernya.
ADVERTISEMENT
"Oleh sebab itu masyarakat yang melakukan mudik setelah Lebaran dia harus memaklumi, kemarin pun yang dari Jakarta diprioritaskan. Nah mereka yang mau balik Jakarta biar ya lancar, kan gantian,:" imbuhnya.
Warga Jakarta yang hendak ke luar kota hari ini, kata Benyamin, bisa lewat jalur arteri pantura atau jalan lain yang mereka tahu. "Pantura belum terlalu ramai, jadi kita perkirakan kalau ada kemacetan enggak terlalu ramai, ya wajarlah," imbuhnya.
Ia menjelaskan, pemberlakuan one way ini dilakukan secara bertahap. Pertama, polisi menutup akses tol dari Cawang menuju Cikarang Utama (Cikarut).
"Jadi tahapanya begini, dari Cawang ke Cikarut kita tutup. Dari Cawang enggak boleh masuk, semua lewat Kalimalang. Nah Cikarut kita buka, kita buka yang dari arah Jateng masuk Cawang dari jalur A," ungkap dia.
ADVERTISEMENT
Setelahnya polisi akan 'membersihkan' kendaraan sampai KM 47 Tol Cikampek. "Yang ke timur nih masih ada harus kita usir. Ketika udah membersihkan yang di rest area, dan di rest area sudah kosong kita masuk ke KM 47 kita kawal, masukin ke Cikarut, nah ini nyambung dan loss," tutur Benyamin.
"Nah, dari KM 47 ke KM 68 kita bersihkan lagi. Jadi kalau langsung brek enggak bisa. Ini harus kita bersihkan ya, sambil sisir ada masalah enggak. Ketika sudah clear ke KM 68 dikawal, nah nyambung. Dilepas akhirnya bebas, terus begitu prosesnya sampai Palimanan," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white