Tampang Kopda Muslimin, Anggota TNI Diduga Terlibat Penembakan Istri Sendiri

23 Juli 2022 17:08 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tangkapan layar 4 pelaku penembakan istri TNI di Semarang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar 4 pelaku penembakan istri TNI di Semarang. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Kodim 0733 Kota Semarang mempublikasikan foto tampang Kopda Muslimin yang diduga sebagai dalang kasus penembakan terhadap istrinya sendiri, Rina Wulandari (34), Senin (18/7). Kopda Muslim tengah jadi buruan.
ADVERTISEMENT
Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto meminta masyarakat yang mengetahui informasi keberadaan Kopda Muslimin agar dapat melapor ke pihaknya.
"Kepada seluruh masyarakat yang mengetahui maupun yang mempunyai informasi keberadaan Kopda M, agar segera melaporkannya ke instansi TNI AD terdekat atau langsung ke Kodam IV/Diponegoro," kata Bambang lewat keterangan tertulis yang diterima kumparan, Sabtu (23/7).
Kopral Dua (Kopda) Muslimin, prajurit TNI yang diduga terlibat penembakannya istrinya sendiri di Kota Semarang. Foto: Kodam IV Diponegoro
Terkait kasus ini, 4 orang eksekutor penembakan sudah berhasil ditangkap. Termasuk satu orang yang menyediakan senjata api. Bambang pun mengapresiasi kerja keras tim gabungan yang telah menangkap seluruh pelaku.
"Untuk detail identitas pelaku maupun kronologi penangkapan akan disampaikan setelah semua barang bukti dirasa cukup," jelas dia.

Panglima TNI Menduga Kopda Muslim Terlibat

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menduga Kopda M terlibat dalam kasus penembakan istrinya. Hal itu diperkuat dengan menghilangnya Muslimin usai kejadian.
ADVERTISEMENT
"Sudah kita sejak hari pertama kita sudah dan dugaan memang kuat karena suami dari korban ini lari sejak hari pertama. Dan bukti-bukti investigasi sudah mengarah kepada beberapa orang yang kami lebih cenderung juga mengaitkan ke suami korban. Jadi ini adalah masalah masalah yang menurut saya sangat tidak manusiawi," ucap Andika.
Tak hanya itu, Panglima juga telah mendapatkan bukti-bukti keterlibatan Muslimin dalam kasus itu. Termasuk seorang saksi yang diduga memiliki hubungan khusus dengan Muslimin.
"Iya, itu karena sudah pemeriksaan bukan hanya saksi, tapi juga dari elektronik dan semuanya mengarah ke sana. Jadi itulah yang kami dapatkan sejauh ini. Hanya sekarang kan suami korban ini lari, dan ini sedang kita cari dan ini kita tidak akan berhenti," kata Andika.
ADVERTISEMENT