kumparan
News28 Februari 2020 22:41

Tanggapan Emirates soal WN Selandia Baru Positif Corona Sempat Transit di Bali

Konten Redaksi kumparan
Emirates
Ilustrasi pesawat Emirates. Foto: Shutter Stock
Pasien pertama virus corona di Selandia Baru yang baru saja kembali dari Iran sempat transit di Bali, Rabu (26/2) lalu. Pasien berusia 60 tahun tersebut terbang dari Teheran ke Auckland menggunakan Emirates Airline.
ADVERTISEMENT
Maskapai Emirates buka suara soal pasien yang menumpangi pesawat dengan nomor penerbangan EK 450 rute Iran-Bali-Selandia Baru itu. Juru bicara Emirates menegaskan telah bekerja sama dengan otoritas setempat terkait teknis penerbangan.
"Kami bekerja sama dengan otoritas setempat untuk hal-hal yang diperlukan terkait dengan penerbangan EK450 pada 26 Februari," kata dia dalam rilisnya, Jumat (28/2).
Sesuai protokol standar kesehatan, Emirates menjamin telah melakukan prosedur kesehatan tingkat tinggi. Seluruh armada telah dibersihkan dengan menyeluruh dan saksama sebelum beroperasi.
"Seluruh armada kami selalu dibersihkan secara menyeluruh dan seksama sebelum penerbangan berikutnya. Sebagai bagian dari protokol standar, kami akan melakukan prosedur pembersihan tingkat tinggi di setiap armada dimana ada terduga ataupun sudah terkonfirmasi kasus penyakit menular," kata dia.
ADVERTISEMENT
Para awak kabin juga dilatih menangani berbagai insiden pesawat.
"Para awak kabin kami terlatih untuk menangani berbagai insiden medis di dalam pesawat. Sejak wabah COVID-19 dimulai, kami telah memberikan komunitas awak kabin kami dengan pembaharuan informasi berkala tentang tahapan menjaga keamanan saat bekerja dan apa yang harus dilakukan saat merasa tidak sehat," kata dia
Selandia Baru kini sudah memberlakukan pembatasan pengunjung dari Iran. Kematian di Iran akibat virus corona saat ini sudah mencapai 34 orang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan