News
·
23 November 2020 7:51

Tentang Habib Rizieq yang Disebut Tolak Tes Swab Corona

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tentang Habib Rizieq yang Disebut Tolak Tes Swab Corona (51506)
Habib Rizieq Syihab memberikan ceramah pada peringatan Maulid Nabi di DPP FPI, Petamburan, Jakarta. Foto: Youtube/@FRONT TV
Acara Maulid Nabi dan pernikahan putri keempat Mohammad Rizieq Syihab atau Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Sebab acara itu memicu kerumunan massa dan berpotensi meningkatkan penularan COVID-19.
ADVERTISEMENT
Potensi penularan kasus COVID-19 yang dikhawatirkan itu akhirnya menjadi kenyataan. Kini, acara Maulid Nabi dan pernikahan itu menjadi klaster penularan virus corona.
Berdasarkan data per 21 November , tercatat ada 50 kasus positif corona dari acara keagamaan di Tebet lalu ada 30 kasus positif dari kegiatan agama dan pernikahan di Petamburan. Hasil itu diketahui berdasarkan tes PCR.
Polsek Tanah Abang bersama Satpol PP dan TNI sudah mendatangi kediaman Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam. Kedatangan mereka untuk meminta Imam Besar FPI itu bersedia melakukan tes swab.
Namun, Kapolsek Tanah Abang AKBP Singgih Hermawan mengatakan kedatangan mereka ditolak oleh pihak Rizieq Syihab.
“Maksud kedatangan 3 pilar menyambangi rumah bapak HRS ingin bertemu dengan bapak HRS tapi tidak bisa bertemu karena sedang istirahat dan tidak menerima tamu,” kata Singgih.
ADVERTISEMENT
"Pesan melalui Ustad Yono (perwakilan Habib Rizieq) supaya pak HRS melakukan tes swab karena kemarin yang bersangkutan berada dalam kerumunan orang yang sangat banyak. Dengan beredarnya isu sakit maka untuk memastikan apakah terpapar atau tidak maka harus tes swab,” tambah dia.
Tentang Habib Rizieq yang Disebut Tolak Tes Swab Corona (51507)
Azis Yanuar, Pengacara Bahtiar Nasir di Bareskrim Polri Foto: Ricky/kumparan

FPI Bantah Habib Rizieq Menolak Kedatangan Polsek Tanah Abang, Satpol PP dan TNI

Sekretaris Bantuan Hukum FPI, Azis Yanuar, memberikan penjelasan soal penolakan dari Rizieq terhadap kedatangan anggota Polri-TNI dan Satpol PP itu.
Azis menyebut kedatangan tiga pilar itu dalam rangka menanyakan kondisi Habib Rizieq Syihab. Lalu mereka menyarankan untuk melakukan test swab.
“Yang benar adalah pihak Kapolsek Tanah Abang datang menanyakan kabar HRS karena dapat informasi HRS sakit, mereka hanya memastikan,” kata Azis.
ADVERTISEMENT
“Untuk urusan swab mereka hanya menyarankan tidak mewajibkan karena memang itu hak dari warga negara,” tambah dia.
Azis menegaskan, kondisi Rizieq saat ini dalam kondisi sehat. Ia juga membantah kabar jika Rizieq sedang sakit.
Tentang Habib Rizieq yang Disebut Tolak Tes Swab Corona (51508)
Kegiatan Rapid Test dan bagi sembako PMJ dan Kodam Jaya di Petamburan Foto: Dok. PMJ

Kapolda Metro dan Kasdam Jaya Kunjungi Petamburan

Setelah insiden penolakan itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Kasdam Jaya Brigjen M Saleh mendatangi Petamburan, Minggu (22/11). Kedatangan mereka untuk melakukan tracing terhadap klaster penularan virus corona di sana.
"Sore ini kami dari TNI-Polri bersama dengan unsur muspida kecamatan Tanah Abang ini hadir Pak Camat kemudian didukung oleh rw yang ada di wilayah Kelurahan Petamburan," kata Fadil.
Fadil mengungkapkan, tercatat ada empat klaster penularan COVID-19 akibat dampak kerumunan Habib Rizieq. Mulai dari kawasan Bandara Soekarno-Hatta hingga Megamendung, Bogor.
ADVERTISEMENT
Fadil mengatakan, Polda Metro Jaya juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Petamburan. Selain itu, masyarakat di sana menjalani rapid test untuk mencegah penularan virus corona.
"Kami juga lakukan penyemprotan disinfektan di jalan umum, fasilitas umum dan rumah masyarakat," tutur Fadil.
Tentang Habib Rizieq yang Disebut Tolak Tes Swab Corona (51509)
Kegiatan Rapid Test dan bagi sembako PMJ dan Kodam Jaya di Petamburan Foto: Dok. PMJ

1.000 Warga Petamburan Ikut Rapid Test, Tak Ada Penolakan

Fadil mengatakan, total hari ini ada sekitar 1.000 warga Petamburan yang menjalani rapid test. Ia memastikan rapid test juga akan digelar pada Senin (23/11).
"Hari ini kita siapkan seribu alat tes, kalau besok juga demikian ada seribu. Semua warga yang berada di wilayah seputaran Kelurahan Petamburan," kata Fadil.
Fadil menegaskan rapid test hari ini berjalan dengan lancar tanpa ada penolakan dari masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
"Ini ada engga yang nolak? Ya kalau menolak ya pasti rugi sendiri, wong kita untuk kemanusiaan kok, tujuan kami ini adalah tujuan kemanusiaan ya untuk menyelamatkan warga tidak ada tujuan lain," tegas Fadil.
"Jadi kalau ada yang menolak, masyarakat bisa tahu sendiri lah mana yang benar mana yang salah,"
Lebih lanjut, Fadil menyampaikan selain menggelar rapid test secara gratis, mereka juga membagikan sembako dan menyemprot cairan disinfektan. Ia mengatakan kegiatan ini akan terus dilakukan ke depannya.
Tentang Habib Rizieq yang Disebut Tolak Tes Swab Corona (51510)
Kegiatan Rapid Test dan bagi sembako PMJ dan Kodam Jaya di Petamburan Foto: Dok. PMJ

Irjen Fadil Imran Akan Bujuk Warga Petamburan Mau Melakukan Tracing Penularan COVID-19

Fadil mengatakan, akan terus membujuk warga yang belum bersedia untuk ditracing. Sebab, ini untuk kepentingan bersama.
"Dibujuk, jangan diancam-ancam orang, sedikit-sedikit diancam orang mau sehat kok diancam-ancam. Ya dikasih tau jangan ditakut-takutin masyarakat, dikasih tahu manfaatnya," kata Fadil.
ADVERTISEMENT
Fadil mengatakan, warga harus sadar penolakan testing dan tracing hanya akan merugikan diri sendiri. Tujuan petugas datang untuk melakukan 3T tak lain untuk menyelamatkan warga dari corona.
"Jadi kita melakukan 3 T ini kemudian penyemprotan disinfektan dan pembagian sembako ini murni kemanusiaan," ucap Fadil.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan jajaran TNI Polri di Petamburan ini merupakan bagian dari upaya untuk menekan penularan corona. Bila tidak dicegah sejak awal, penularan semakin meluas.
"Imbauan keras," tutup Fadil.