News
·
15 September 2020 12:46

Terawan Beberkan Data 80% ICU RS Corona di DKI Penuh

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Terawan Beberkan Data 80% ICU RS Corona di DKI Penuh (12247)
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/6). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Menkes Terawan Agus Putranto memberikan gambaran terkait ketersediaan ruangan rumah sakit rujukan corona di Jakarta. Jumlah ruang isolasi kini tinggal 1.088 tempat tidur.
ADVERTISEMENT
"Untuk ketersediaan ruang isolasi bagi pasien COVID gejala sedang di Jakarta, saat ini terdapat ruang isolasi pasien yang kosong berjumlah 1.088 tempat tidur (TT) dari 4.271 tempat tidur yang ada," kata Terawan di situs Kemenkes, dikutip kumparan pada Selasa (15/9).
Artinya, bed occupation rate (BOR) ruang isolasi RS di DKI sudah mencapai 77 persen. Hal ini terkait dengan jumlah kasus yang melonjak tajam pada bulan September.
"Dalam beberapa hari ke depan akan ditambah 1.022 tempat tidur, sehingga menjadi 5.293 tempat tidur," tutur dia.
Terawan Beberkan Data 80% ICU RS Corona di DKI Penuh (12248)
Menkes Terawan Agus Putranto saat mengikuti KTT ASEAN Virtual. Foto: Dok. Kemlu
Sedangkan untuk pasien COVID-19 dengan gejala berat yang membutuhkan ruangan ICU, saat ini ada 115 tempat tidur kosong. Dari total 584 tempat tidur ICU yang tersedia, artinya sudah terisi 80 persen.
ADVERTISEMENT
"Rencananya dalam beberapa hari ke depan juga akan ditambah sebanyak 138 tempat tidur, sehingga menjadi 722 tempat tidur ICU," jelas dia.
Seiring dengan meningkatnya pasien COVID-19 dan penambahan ruang isolasi, penguatan tenaga kesehatan yang bertugas tak luput dari perhatian Terawan.
Menkes mengungkapkan, hingga kini total relawan tenaga kesehatan Nusantara Sehat dan internsip yang sudah ditempatkan sebanyak 16.286 tenaga kesehatan.
Dari jumlah tersebut, pemerintah masih menyiagakan tenaga tambahan sebanyak 3.500 dokter internship, 800 tenaga Nusantara Sehat, 685 tenaga relawan termasuk di dalamnya dokter spesialis paru, anestesi, penyakit dalam serta tenaga kesehatan lain seperti perawat, dokter umum, dan lain sebagainya.
***
Saksikan video menarik di bawah ini: