Kumparan Logo
Terawan Agus Putranto di pengungsian
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengunjungi posko pengungsian di Universitas Borobudur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Selasa (2/1).

Terawan Datangi Pengungsi di Cipinang Melayu: Sudah Cuci Tangan Belum?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengunjungi posko pengungsian di Universitas Borobudur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Selasa (2/1). Foto: Ulfa Rahayu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengunjungi posko pengungsian di Universitas Borobudur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Selasa (2/1). Foto: Ulfa Rahayu/kumparan

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengunjungi mengunjungi posko pengungsian korban banjir di Universitas Borobudur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Selasa (2/1).

Setibanya di lokasi, Terawan langsung menuju ruang tim kesehatan. Ia mengecek ketersediaan obat dan kecukupan tenaga medis.

"Tolong dilatih untuk cuci tangan, anak-anak ketika mau makan dicek, apakah sudah cuci tangan atau belum," kata Terawan pada tim tim medis dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, di lokasi, Kamis (2/1).

Menurut Terawan, diare merupakan penyakit yang kerap dialami oleh korban banjir. Ia lalu mengecek ketersediaan air bersih dan sanitasi. Sebab, dua hal itu sangat berpengaruh pada kesehatan korban banjir.

"Ini baru hari kedua, ke depannya kita punya tantangan besar untuk bidang kesehatan, jangan sampai ada wabah, diare, dan sebagainya," kata Terawan.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengunjungi posko pengungsian di Universitas Borobudur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Selasa (2/1). Foto: Ulfa Rahayu/kumparan

Selain cuci tangan, Terawan juga menekankan pada penanganan kesehatan jiwa. Terutama psikologis anak-anak juga tak kalah penting saat banjir besar melanda.

"Tim trauma healing ada TNI dan Polri juga saya ajak, ini kerja sama sipil militer, sukarelawan, LSM, semua kita kerahkan," Ujar Terawan.

Selama kurang lebih 20 menit kunjungan, Terawan berbincang dengan para pengungsi, bernyanyi lagu cuci tangan bersama anak-anak, dan memberikan beberapa bantuan.

Di antaranya ada kit bayi baru lahir, kit ibu pasca-melahirkan, makanan balita, dan susu ibu hamil.