News
·
13 April 2021 13:06

Ternyata Pasar Minggu Sempat Akan Direvitalisasi di Era Ahok, tapi Tertunda

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ternyata Pasar Minggu Sempat Akan Direvitalisasi di Era Ahok, tapi Tertunda (255667)
Dinas Pemadam Kebakaran (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan satu unit robot untuk menyemprotkan air bertenaga cepat atau LUF-60 untuk menangani kebakaran yang melanda Blok C, Pasar Impres Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/4). Foto: Instagram/@humasjakfire/ANTARA
Kebakaran hebat melanda Pasar Inpres Pasar Minggu. Tak kurang dari 300 kios ludes terbakar dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 2 miliar.
ADVERTISEMENT
Rupanya, Pasar Inpres Pasar Minggu ini sudah masuk rencana revitalisasi atau penataan total Pemprov DKI Jakarta. Ini masuk dalam rencana saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memimpin Jakarta.
Dalam rancangannya, pasar akan terintegrasi dengan rumah susun dan jembatan layang. Namun hingga hari ini tak ada kejelasan kelanjutan rencana revitalisasi Pasar Minggu.
"Pasar Minggu itu tahun ini akan segera direvitalisasi, direlokasi, untuk mengintegrasikan pasar yang bagus dengan rusun (rumah susun), flat," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat 10 Januari 2017.
Terkait hal itu, PD Pasar Jaya tak mau berkomentar banyak dan detail soal penundaan revitalisasi Pasar Inpres Pasar Minggu. Dia hanya meminta doa agar seluruh pasar di Jakarta bisa direvitalisasi.
ADVERTISEMENT
"Mohon doanya agar semua pasar dapat dilakukan revitalisasi secara bertahap," kata Sekretaris PD Pasar Jaya, Sumanto, saat dihubungi, Selasa (13/4).
Manto mengatakan, bangunan pasar di Jakarta memang rata-rata sudah tua. Kisarannya antara 20-30 tahun. Karena itu, PD Pasar Jaya secara bertahap akan merevitalisasi pasar di Jakarta.
"Kita akan melaksanakan percepatan pelaksanaan pembangunan secara bertahap dan juga akan melakukan evaluasi teknis pengelolaan agar hal serupa bisa dihindari," lanjutnya
Penelusuran kumparan, tertundanya revitalisasi Pasar Inpres Pasar Minggu karena adanya keputusan dari Kementerian PUPR. Pada 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pernah menyampaikan penundaan pembangunan Rumah Susun Pasar Minggu karena adanya masalah tanah siap bangun.