kumparan
28 September 2019 12:22

Tiga Remaja Asal Bogor Rela Menuntun Kuda Demi Ikut Aksi Mujahid 212

Aksi Mujahid 212
Massa Aksi Mujahid 212 membawa kuda dari Bogor. Foto: Lutfan Darmawan/kumparan
Tiga remaja yang masih duduk di bangku SMA rela berjalan kaki menuntun dua kuda dari Gunung Batu, Bogor, Jawa Barat, ke Jakarta. Mereka berniat ikut Aksi Mujahid 212 di Monas, Jakarta.
ADVERTISEMENT
Dua kuda yang mereka tuntun berwarna berwarna putih, diberi nama Marwah. Kuda berwarna cokelat diberi nama Aulia. Kedua kuda itu menarik perhatian massa di tengah Aksi Mujahid 212. Massa aksi banyak yang berfoto bersama dua kuda tersebut.
Bukan perkara mudah membawa dua kuda berjalan jauh dari Bogor ke Jakarta. Salah satu remaja yang membawanya, Nafi (16), mengaku kerap mendapatkan kendala saat di jalan.
Seperti kuda yang mengamuk ketika melintas di rel kereta api, hingga betis para remaja itu yang kadang sakit berjalan jauh dari Bogor ke Jakarta.
Aksi Mujahid 212
Massa Aksi Mujahid 212 membawa kuda saat unjuk rasa di depan patung kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta. Sabtu (28/9/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
"Kemarin subuh (berangkat dari Bogor), sampai sini kemarin malam. Yang jalan 3 (orang) kudanya 2," kata Nafi saat ditemui di lokasi aksi, Sabtu (28/9).
ADVERTISEMENT
"(Kendala) capai betis sampai sakit, kudanya, dia kalau deket rel kereta mengamuk, kaget, hampir menabrak ibu-ibu," sambung dia.
Nafi mengatakan harus berhenti untuk beristirahat dan menenangkan kuda yang kadang kaget. Sembari sesekali menuju rerumputan untuk memberi makan dan minum kuda.
Aksi Mujahid 212
Massa Aksi Mujahid 212 membawa kuda saat unjuk rasa di depan patung kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta. Sabtu (28/9/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Sementara remaja lainnya, Faqih (13), menyebut berkuda merupakan salah satu sunah Rasul. Sehingga, ia berinisiatif bersama kawannya untuk membawa kuda dan menerapkan sunah Rasul di Aksi Mujahid 212.
"Rasul pernah bilang ajari anakmu berenang, memanah dan berkuda. Perjuangan ini juga seperti perjuangan Islam, kami ingin salurkan sunah itu seperti di acara-acara ini," kata Faqih.
"Rasul menyarankan sunah itu dijalankan dengan baik. Kita ingin salurkan ajaran Islam di acara ini," sambung Faqih.
ADVERTISEMENT
Setelah ikut aksi ini, rencananya mereka akan kembali ke Bogor. Remaja dari sekolah Al Karim, Bogor ini, punya niatan melakukan hal yang sama kembali di acara-acara aksi Islam lainnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan