kumparan
6 Mar 2019 21:44 WIB

Timses Jokowi dan Prabowo Sepakat Gelar Kampanye Damai saat Isra Miraj

Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan di Gedung KPU RI, Jakarta, Kamis (30/08/2018). Foto: Nadia K Putri
Kampanye terbuka Pilpres 2019 akan dimulai tanggal 24 Maret hingga 14 April. Di tengah masa kampanye akbar tersebut bertepatan dengan peringatan Isra Miraj yang jatuh pada 3 April 2019.
ADVERTISEMENT
Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengungkapkan, saat peringatan tersebut, tidak ada agenda kampanye akbar. Namun, ia menjelaskan, pendukung Joko Widodo dan Prabowo Subianto sepakat menggelar kampanye damai saat Isra Miraj.
“Bertepatan dengan hari peringatan Isra Mikaj, TKN 01 dan BPN 02 berpandangan bahwa akan dilakukan kampanye damai. Masing-masing melakukan kampanye damai, tetapi prinsipnya adalah kampanye rapat umum tetap 21 hari,” kata Wahyu di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (6/3).
Wahyu menuturkan selain tanggal 3, kampanye akbar akan digelar berdasarkan sistem zonasi yang sudah ditentukan. Ia memastikan kedua pihak, dari TKN dan BPN, sepakat zonasi berlangsung selama 2 hari di masing-masing wilayah.
Pengundian Zona Kampanye Peserta Pemilu 2019 di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/3). Foto: Darin Atiandina/kumparan
“Dari pertimbangan-pertimbangan teknis maka disepakati menjadi 2 hari. Tetapi perubahan itu tidak mempengaruhi total bahwa kampanye rapat umum berlangsung 21 hari,” ujar Wahyu.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan sistem zonasi yang sudah disepakati tidak akan mengganggu metode kampanye lainnya yang sudah disiapkan masing-masing tim sukses.
“Jadi metode kampanye yang lain tetap dapat dilaksanakan dan itu tidak berlaku aturan terkait dengan jadwal kampanye rapat tadi,” tutur Wahyu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan