kumparan
12 Sep 2019 7:15 WIB

Titik Puncak Ketegangan Hubungan BJ Habibie dan Prabowo

Kolase foto Prabowo Subianto dan BJ Habibie. Foto: Antara Foto, Reuters
Presiden ke-3 RI BJ Habibie dan Prabowo Subianto punya hubungan sejarah yang tak biasa. Puncak ketegangan hubungan Habibie dan Prabowo terjadi pada akhir kepemimpinan Presiden ke-2 RI Soeharto pada 1998.
ADVERTISEMENT
Habibie yang menjabat Wakil Presiden baru saja menduduki jabatan Presiden menggantikan Soeharto. Sementara Prabowo yang menjabat Pangkostrad dicopot dari jabatannya usai Habibie naik jabatan pada 23 Mei 1998.
Posisi Prabowo sebagai Pangkostrad digantikan Letjen Johny Lumintang. Johny mendapat tugas untuk mengembalikan seluruh pasukan Kostrad yang ada di Jakarta untuk kembali ke daerahnya masing-masing.
Prabowo Subianto saat berkarier sebagai militer Foto: Facebook/Prabowo Subianto
Mei 1998 memang menjadi waktu kelam bagi Prabowo. Prabowo dituduh secara sepihak mengerahkan pasukannya selama kerusuhan 1998. Surat rekomendasi pemecatan Prabowo tertanggal 21 Agustus 1998 menyebut Prabowo melanggar etika sebagai prajurit.
Selain itu, Prabowo dituding menggerakkan pasukan Kostrad dari luar kota ke Jakarta, di luar komando resmi Panglima ABRI kala itu, Wiranto. Selain itu, sebagian pasukan Kostrad dituduh mengepung kediaman Habibie.
Prabowo Subianto saat berkarier sebagai militer Foto: Facebook/Prabowo Subianto
Sementara itu, Habibie mendapat informasi Prabowo berniat menghadap ke Istana. Namun, ada kekhawatiran yang dirasakan Habibie saat Prabowo berniat izin menghadap, terlebih jika membawa senjata. Padahal dalam peraturan, siapa saja yang menghadap Presiden tak diizinkan membawa senjata.
ADVERTISEMENT
"Tentunya itu (tak membawa senjata) berlaku untuk Panglima Kostrad. Namun bagaimana halnya dengan menantu Pak Harto? Apakah Prabowo juga akan diperiksa? Apakah pengawal itu berani?" ungkap Habibie dalam autobiografinya, Detik-detik yang Menentukan.
Presiden Indonesia BJ Habibie (kanan) berunding dengan Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Wiranto (kiri) saat makan siang di istana presiden di Jakarta, September 1998. Foto: AFP/AGUS LOLONG
Prabowo pun akhirnya menghadap Habibie tanpa membawa senjata. Namun, saat itu, Prabowo marah-marah karena Sang Presiden baru itu mencopotnya dari jabatan Pangkostrad, dan memutasinya menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI (Seskoad).
Prabowo berdalih datang menghadap hendak mengamankan Habibie karena aksi kerusuhan 1998, sembari geram karena dicopot dari jabatan strategisnya.
BJ Habibie dan Prabowo Subianto. Foto: AFP, Instagram/@prabowo
Namun, niat itu disanggah Habibie. Habibie menganggap tugas pengamanan Presiden dilakukan oleh Paspampres bukan Pangkostrad.
Melihat sikap keras Habibie ini, Prabowo pun tetap bersikeras untuk mendapatkan kembali posisi di Kostrad.
Prabowo Subianto saat berkarier sebagai militer Foto: Facebook/Prabowo Subianto
“Atas nama ayah saya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo, dan ayah mertua saya, Presiden Soeharto, saya minta Anda memberikan saya tiga bulan untuk tetap menguasai pasukan Kostrad,” kata Prabowo seperti ditulis Habibie.
ADVERTISEMENT
Namun Habibie menolak permintaan Prabowo untuk diberi kesempatan. Habibie memintanya patuh pada putusan pimpinan.
“Saya berkesimpulan bahwa Pangkostrad (Letjen Prabowo Subianto) bergerak sendiri tanpa sepengetahuan Pangab --Panglima ABRI--(Jenderal Wiranto),” ujar Habibie.
Presiden Indonesia B.J. Habibie saat wawancara dengan wartawan di kantor Presiden Bina Graha di Jakarta 11 Juli 1998. Foto: AFP/KEMAL JUFR
Habibie pun sempat menawari Prabowo menjadi duta besar. "Saya bersedia mengangkat Anda menjadi duta besar di mana saja," ujar Habibie.
Namun, Prabowo menolak tawaran itu. "Yang saya kehendaki adalah pasukan saya."
"Ini tidak mungkin, Prabowo," jawab Habibie.
Namun, Prabowo menyesalkan kisah yang disampaikan Habibie dalam autobiografinya tersebut. Dalam wawancara di program Kick Andy pada 2007 silam, Prabowo merasa tak diberi ruang oleh Habibie untuk mengklarifikasi fakta sebenarnya.
Bahkan, kata demi kata yang dikutip Habibie dalam bukunya tersebut, juga diragukan Prabowo. "Saya menolak saya katakan seperti itu," kata Prabowo dalam program Kick Andy.
Prabowo Subianto. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Kepada Andy Noya, Prabowo menyebut Habibie menolak menerimanya untuk menjelaskan kisah di Istana Negara itu versi Prabowo.
ADVERTISEMENT
"Saya akan katakan Pak Habibie saya tidak bicara seperti itu," tegasnya.
Belum diketahui apakah Prabowo sempat mengklarifikasi kisah seperti yang ditulis Habibie itu sebelum Habibie wafat. Prabowo sempat melayat ke ke rumah duka, Rabu (11/9) setelah mendengar Habibie wafat. Ia tiba sekitar pukul 21.32 WIB.
Prabowo melayat ke rumah duka Presiden ketiga BJ Habibie. Foto: Dicky Sidiq Adam/kumparan
Namun, Prabowo hanya sebentar berada di kediaman Habibie. Ia mengaku sempat menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga Habibie.
"Saya turut menyampaikan belasungkawa saya ke keluarga, saya ketemu tadi Saudara Farid, dan Ilham sudah sampaikan bela sungkawa saya," ucap Prabowo.
Selain itu, Prabowo mengaku terakhir kali bertemu Habibie beberapa bulan lalu. Namun, ia tak menjelaskan dalam acara apa bertemu Habibie dan apa yang mereka bahas saat itu.
ADVERTISEMENT
"Beberapa bulan yang lalu ketemu," ucap Prabowo.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan