Kumparan Logo
Kaisar Jepang Akihito, upacara turun tahta, Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang
Kaisar Jepang Akihito menghadiri upacara turun tahta di Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang, Selasa (30/4).

Turun Takhta, Kaisar Akihito Berdoa untuk Perdamaian Jepang dan Dunia

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kaisar Jepang Akihito menghadiri upacara turun tahta di Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang, Selasa (30/4). Foto: STR / JAPAN POOL / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Kaisar Jepang Akihito menghadiri upacara turun tahta di Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang, Selasa (30/4). Foto: STR / JAPAN POOL / AFP

Kaisar Jepang Akihito menyampaikan pidato terakhirnya sebagai orang nomor satu di Negeri Matahari Terbit. Mulai Rabu (1/5) jabatan tersebut akan diemban oleh sang anak, Pangeran Naruhito.

Menyampaikan pidato di Istana Kekaisaran Matsu no ma atau Ruang Pinus, Akihito berterima kasih secara khusus kepada pemerintah dan masyarakat Jepang.

"Hari ini saya menyelesaikan tugas saya sebagai Kaisar. Izinkan saya menyampaikan penghargaan mendalam kepada wakil rakyat Jepang, Perdana Menteri Shinzo Abe," kata Akihito seperti dikutip dari Reuters, Selasa (30/4).

"Saya beruntung, saya telah menjalankan tugas saya sebagai Kaisar dengan kepercayaan dan penghormatan mendalam kepada warga Jepang," sambung dia.

Kaisar Jepang Akihito melakukan ritual Taiirei-Tojitsu-Kashikodokoro-Omae-no-gi atau upacara turun tahta, di Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang, Selasa (30/4). Foto: Japan Pool via REUTERS

Akihito berharap, di era kekaisaran yang baru, kesejahteraan serta perdamaian tetap tercipta di seluruh Jepang dan dunia.

"Kepada orang-orang yang mendukung saya sebagai simbol (Jepang), saya sampaikan terima kasih dengan tulus," paparnya.

"Bersama dengan permaisuri, saya berharap era Kekaisaran Reiwa yang dimulai besok akan berjalan damai dan berhasil, saya berdoa untuk perdamaian dan kebahagiaan warga dan dunia," kata dia.

Akihito naik takhta pada 1989. Ketika berkuasa di Jepang, Akihito tidak punya peran politik.

Selain sebagai kepala negara, peran utama Akihito adalah simbol Jepang. Walau tak punya kekuatan politik, Akihito dianggap sebagai tokoh pemersatu Jepang.