kumparan
14 Januari 2019 20:59

TV di AS Mengolok-olok dan Merekayasa Wajah Donald Trump

Video Donald Trump direkayasa
Video Donald Trump direkayasa. (Foto: Youtube)
Sebuah televisi di Amerikat Serikat menunai kemarahan publik setelah mengolok-olok dan merekayasa wajah Presiden Donald Trump. Akibat peristiwa itu, editor di stasiun televisi tersebut dipecat.
ADVERTISEMENT
Diberitakan Associated Press, Senin (14/1), stasiun televisi Q13 yang berafiliasi dengan Fox menampilkan pidato kenegaraan Trump. Namun, di samping cuplikan pidato tersebut, terdapat wajah Trump yang direkayasa.
Wajah Trump dalam video tersebut terlihat berwarna sangat merah. Gerak bibir Trump juga tidak sinkron dengan suara yang keluar. Dalam adegan lainnya, lidah Trump menjulur dari mulutnya.
Video
Dalam tayangan itu, Trump tengah menyampaikan pidato soal tembok perbatasan yang ditolak Kongres. Akibat penolakan ini, anggaran tidak disetujui Kongres sehingga terjadi shutdown.
Direktur pemberitaan Q13 Erica Hill mengatakan tayangan tersebut adalah sebuah kesalahan besar. Seorang editor dipecat karena dituduh bertanggung jawab atas tayangan tersebut.
"Peristiwa ini tidak sesuai dengan standar editorial kami dan kami menyesal jika hal ini dilihat sebagai penggambaran yang negatif dari presiden," kata Hill.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan