kumparan
7 Januari 2017 18:24

Twitwar: Rachlan, Budiman, dan Indra Sepakat Menolak Sweeping Ormas

Debat Pilkada di Kafe
Debat perwakilan tim sukses calon gubernur DKI (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
Sweeping Ormas menjadi topik hangat dalam twitwar Rachlan Nasidik, Budiman Sudjatmiko, dan Indra J Piliang. Namun secara garis besar ketiga politisi dari partai berbeda ini sepakat, Ormas tak boleh melakukan sweeping.
ADVERTISEMENT
"Saya ingin polisi menjadi institusi yang berwibawa. Jangan klise. Hukum di indonesia harus ditegakkan. Itu saja, nggak ada yang lain," beber Budiman, politisi PDIP yang juga mendukung Ahok dalam debat di Equus Cafe, Jakarta, Sabtu (7/1).
Debat Pilkada di Kafe
Debat perwakilan tim sukses calon gubernur DKI (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
Sedang politisi Golkar, Indra J Piliang yang mendukung Anies mengawali dengan menyampaikan simpatinya pada Widodo, kader PDIP yang masuk rumah sakit karena diduga dianiaya anggota Laskar FPI.

Sweeping ini memilih sasaran, mungkin ada kepentingan ekonomi, mafia hitam putih, ataukah aparat. Pemerintah harus langsung turun tangan

- Indra J Piliang, politisi Golkar

Sedang Rachlan menyampaikan, penegakan hukum yang semestinya harus diperbaiki.
"Kita harus cermati perubahan. FPI pelan-pelan melakukan migrasi dari premanisme menjadi satu langkah-langkah bersifat politis. Bagaimana FPI mengambil kepemimpinan growing middle class demi supremasi agamanya sendiri. Jangan terus mengunyah hal yang lama, jika ada transformasi lain yang kita bisa dorong ke hal yang positif, hal itu lebih baik," tutur Rachlan, politisi Demokrat pendukung AHY ini.
ADVERTISEMENT
Debat Pilkada di Kafe
Debat perwakilan tim sukses calon gubernur DKI (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan