News
·
12 September 2020 3:16

Usai Hubungan Badan, Komplotan Transpuan di Sumut Curi Uang Pelanggan Rp 18 Juta

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Usai Hubungan Badan, Komplotan Transpuan di Sumut Curi Uang Pelanggan Rp 18 Juta (27239)
Ilustrasi pencurian spion motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan
Seorang pemuda berinisial BA (32) menjadi korban pencurian di Kota Binjai, Sumatera Utara. Uang Rp 18 juta raib dicuri komplotan transpuan (Waria) usai BA berhubungan badan dengan salah satu anggota kelompok tersebut.
ADVERTISEMENT
Kasubag Humas Polres Binjai Sumut, Siswanto, mengatakan, dalam kasus ini, polisi menangkap enam waria berinisial AS alias Elsa (24), HT Alias Sisi (23), AW alias Cia (24), HA alias Abel (29) DJ Alias Ayu (22) TS Alias Anggun (29), dan seorang perempuan berinisial SR (31).
Kata Siswanto, pencurian terjadi di indekos yang dihuni para pelaku di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tunggurono, KM 18, 5 , Kecamatan Binjai timur. Awalnya, pada Selasa (8/9) sekitar pukul 19.30 WIB, korban bersama sepupunya berinisial SP datang ke lokasi kejadian.
Usai Hubungan Badan, Komplotan Transpuan di Sumut Curi Uang Pelanggan Rp 18 Juta (27240)
Ilustrasi Kriminal. Foto: kumparan
Tujuan mereka untuk melakukan transaksi seksual dengan salah seorang pelaku berinsial AS alias Elsa.
"[Selanjutnya] Korban BA dan sepupunya bernama SP masuk ke kamar Elsa. Sedangkan sepeda motor milik korban parkir di depan kos-kosan kurang lebih 5 meter," ujar Siswanto dalam keteranganya, Jum'at (11/9)
ADVERTISEMENT
Diduga, keduanya berhubungan badan dengan Elsa. Selang sejam, korban keluar dari kamar tersangka. Sekitar pukul 21.40 WIB saat perjalanan pulang ke rumahnya di Kabupaten Deli Serdang, BA baru ingat bahwa ia menyimpan uang Rp 23 juta di jok sepeda motornya.
"Pelapor lalu berhenti dan mengecek bagasi sepeda motornya dan ternyata pelapor melihat bagasi motornya sudah rusak. Pelapor (lalu) mengecek isi tasnya yang berisikan uang tunai sebesar Rp 23 juta (juga) sudah hilang sebanyak Rp18 juta," ujar Siswanto.
Atas kejadian itu, korban melapor ke Polsek Binjai Timur. Kapolsek Binjai Timur, Iptu A. Pardede, lalu memerintahkan anggotanya mendatangi TKP dan menginterogasi penghuni kos.
Setelah seluruh penghuni diinterogasi, transpuan berinisial DJ Alias Ayu mengakui komplotannya yang mencuri uang korban. Kedua pelaku adalah Ede dan Putri Kurik. Namun, keduanya sempat melarikan diri.
Usai Hubungan Badan, Komplotan Transpuan di Sumut Curi Uang Pelanggan Rp 18 Juta (27241)
Ilustrasi pencurian spion motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan
"Meraka membuka dengan cara paksa jok sepeda motor bagian depan milik korban sehingga pelaku gampang dan leluasa mengambil uang milik korban sejumlah Rp 18 juta," ujar Siswanto
ADVERTISEMENT
Selain Ede dan Putri Kurik, dua transpuan lainnya, Eka dan Dena, masih buron. Tugas mereka saat proses pencurian menjaga pintu gerbang.
Usai mendapatkan uang itu, tersangka Ede memberikan Rp 9 juta ke tersangka TS alias Anggun, selanjutnya uang Rp 9 juta itu diserahkan ke tersangka HA alias Abel untuk dibagikan kepada 11 penghuni indekos. Masing- masing diperkirakan menerima Rp 800 ribu.
" (Saat itu) pelaku Sari sempat bertanya saat diberikan uang Rp. 800 ribu, 'uang dari mana ini?' Pelaku Toni alias Anggun menjawab 'uang tamu tadi yang diambil dari sepeda motornya'," tambah Siswanto.
Karena secara keseluruhan pelaku menerima uang Rp800 ribu dan mengetahui uang itu hasil kejahatan, mereka ditetapkan sebagai tersangka.
ADVERTISEMENT
"Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Binjai Timur untuk dilakukan proses sidik," ujar Siswanto.
Adapun barang bukti yang diamankan, berupa satu unit Sepeda Motor Merk Supra X 125 dengan nomor polisi BK 4349 MAl.
" Lalu uang sejumlah Rp. 5.350.000yang disita dari tangan pelaku sebanyak 7 orang. uang itu merupakan sisa pembagian Rp 800 ribu/orang," ujar Siswanto