Donald Trump kampanye di Pennsylvania
11 November 2020 12:27

Usai Pecat Menhan, Trump Rombak Pimpinan Pentagon dan Masukkan Penuduh Obama

Usai Pecat Menhan, Trump Rombak Pimpinan Pentagon dan Masukkan Penuduh Obama (69709)
searchPerbesar
Presiden AS Donald Trump saat kampanye di Lititz, Pennsylvania, Amerika Serikat. Foto: Leah Millis/REUTERS
Sehari sesudah memecat Menhan Mark Esper, sejumlah loyalis Trump ditunjuk untuk menduduki jabatan penting di Pentagon.
ADVERTISEMENT
Esper dipecat Donald Trump lewat twitter pada Senin (9/11). Dia digantikan oleh Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional Christopher Miller. Selain Miller, Trump juga menunjuk beberapa orang lain demi menjalankan tugas di Kemhan.
Usai Pecat Menhan, Trump Rombak Pimpinan Pentagon dan Masukkan Penuduh Obama (69710)
searchPerbesar
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper. Foto: Lisa Ferdinando/ via REUTERS
Salah satunya adalah Kash Patel sebagai Kepala Staf Kemhan AS. Sebelumnya Patel menjabat penasihat di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.
Patel dikenal sebagai salah satu loyalis Trump paling setia. Dia adalah orang yang menyusun memo yang menuduh FBI dan Kementerian Hukum memiliki sikap bias terhadap Presiden.
Selain Patel, Trump menunjuk Anthony Tata menjadi Penasihat Kebijakan Pentagon. Tata adalah purnawirawan brigjen di militer AS.
Sejak lama Tata dikenal kontroversial. Dia pernah menyebut Barack Obama sebagai pemimpin teroris.
Perombakan jajaran pimpinan Pentagon dikecam oleh politikus Partai Demokrat yang juga Kepala Komite Pelayanan Militer Adam Smith. Dia menegaskan, perombakan seharusnya tak terjadi di masa transisi.
ADVERTISEMENT
“Terlalu sulit untuk membesar-besarkan pergantian di Kemhan AS pada masa transisi kepresidenan,” kata Smith.
Diduga kuat pergantian pimpinan Pentagon dilakukan untuk memuluskan beberapa keinginan Trump yang ditolak Esper. Salah satunya pengerahan militer untuk meredam demo di seluruh AS.