News
·
3 Juni 2021 12:14
·
waktu baca 2 menit

Vaksinasi Lansia Baru Capai 16 Persen, Pemerintah Akan Kejar Terus

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Vaksinasi Lansia Baru Capai 16 Persen, Pemerintah Akan Kejar Terus (131290)
Petugas menyuntikkan vaksin kepada lansia saat berlangsung vaksinasi COVID-19 bagi pekerja Industri Keuangan Non Bank (IKNB) di Jakarta, Selasa (27/4). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Wamenkes Dante Saksono memastikan pemerintah akan terus mendorong percepatan vaksinasi lansia. Hal ini pun ia sampaikan mengingat Indonesia tengah merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang ke-25 pada 29 Mei lalu.
ADVERTISEMENT
"Berkaitan dengan penanganan COVID-19 kami sudah memberikan prioritas vaksinasi ke lansia, namun kebijakan vaksinasi lansia ini tidak cukup," kata Dante dalam siaran pers virtual di YouTube Kemenkes RI, Kamis (3/6).
"Capaian vaksinasi lansia masih 16 persen, kita akan kejar terus dan bikin kita jamin bahwa lansia itu akan sehat terus, bisa bertahan dalam pandemi COVID-19 ini," lanjutnya.
Vaksinasi Lansia Baru Capai 16 Persen, Pemerintah Akan Kejar Terus (131291)
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 sebelum disuntikkan pada lansia secara rumah ke rumah di Benda, Kota Tangerang, Banten, Selasa (25/5/2021). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
Diketahui, cakupan vaksinasi lansia memang masih menjadi yang paling rendah dari sasaran vaksinasi COVID-19 tahap I dan II lainnya, yakni tenaga kesehatan dan pejabat publik. Baik lansia yang menerima vaksinasi dosis ke-1 dan ke-2 belum mencapai 20 persen.
Sebanyak 21.553.118 lansia harusnya ditargetkan selesai menerima vaksinasi dua dosis pada Juni 2021. Faktanya per Rabu (2/6), baru 3.390.271 atau 15.73 persen lansia yang menerima vaksinasi COVID-19 dosis ke-1. Sedangkan baru 2.232.677 atau 10,36 persen lansia yang divaksinasi dosis ke-2.
Vaksinasi Lansia Baru Capai 16 Persen, Pemerintah Akan Kejar Terus (131292)
Infografik lansia yang divaksin Sinovac wajib lapor jika ada kondisi tertentu. Foto: Tim Kreatif kumparan
Oleh sebab itu, Dante meminta dukungan semua pihak untuk mendorong vaksinasi lansia. Tak cuma pemerintah, warga yang dekat dengan lansia juga diimbau turut andil.
ADVERTISEMENT
"Kami butuh partisipasi semua pihak untuk meningkatkan cakupan vaksinasi [lansia] tersebut. Kepada masyarakat, pemda, swasta, keluarga, handai taulan, sangat diperlukan untuk memberikan kesuksesan terhadap kegiatan vaksinasi lansia," pungkas dia.
Terkait percepatan vaksinasi lansia ini juga didorong ahli Wabah UI Pandu Riono. Menurutnya, vaksinasi lansia adalah kunci menekan angka kematian, mengingat kelompok ini sangat rentan terhadap potensi penularan.
Vaksinasi Lansia Baru Capai 16 Persen, Pemerintah Akan Kejar Terus (131293)
Petugas kesehatan melakukan proses skrining kesehatan sebelum menyuntikkan vaksin COVID-19 pada lansia di Benda, Kota Tangerang, Banten, Selasa (25/5/2021). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
Pandu kemudian menyoroti kondisi di Inggris yang mencatatkan nol kasus kematian akibat COVID-19 berkat vaksinasi, khususnya bagi lansia.
Melalui akun Twitternya, Pandu pun meminta Presiden Jokowi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dari Inggris untuk mempercepat vaksinasi lansia seperti Inggris.
"Pengalaman UK telah membuktikan bahwa fokus vaksinasi pada penduduk yang paling rawan, yaitu Lansia, dapat menekan kematian, seperti prediksi sains. Vaksin bermanfaat tekan COVID berat dan kematian. ZERO DEATH di Inggris. Manfaatkan sains. @jokowi @BudiGSadikin @aniesbaswedan," tulis Pandu di akun Twitternya @drpriono1 yang dikutip kumparan, Kamis (3/6).
ADVERTISEMENT
---------------------------------------
Punya pertanyaan seputar vaksin? Cek Vaksinesia.com