

kumparanNEWS
8 Jan 2026
Kekecewaan Gen Z Nepal yang Pimpin Demo Berdarah
Gen Z Nepal yang pimpin gelombang protes besar dan berdarah pada September lalu kini lampiaskan kekecewaan ke pemerintah interim yang lahir dari gerakan itu. Pemerintah yang awalnya diharapkan bawa perubahan besar dinilai gagal penuhi janji, terutama dalam berantas korupsi dan menindak aparat yang menembaki demonstran.
Aksi protes yang dimulai pada 8 September dipicu larangan media sosial, maraknya korupsi, minimnya lapangan kerja, dan buruknya tata kelola pemerintahan. Puluhan ribu anak muda turun ke jalan di Kathmandu hingga berujung bentrokan dengan aparat, pembakaran kantor pemerintah, dan penyerangan rumah politisi.
Kerusuhan tersebut menewaskan 76 orang dan melukai lebih dari 2.300 orang, sebelum akhirnya krisis politik melahirkan pemerintah interim yang dipimpin Sushila Karki dengan mandat utama menyelenggarakan pemilu pada Maret.
0 Komentar
Belum ada komentar
