

kumparanNEWS
3 Feb 2026
Ini Kata Bos Danantara soal Saham Gorengan yang Ramai
CIO Danantara Pandu Sjahrir ikut respons sorotan soal saham gorengan yang ramai dibicarakan usai IHSG sempat anjlok pekan lalu. Menurut Pandu, istilah saham gorengan banyak muncul dari sudut pandang investor, termasuk investor asing, yang menilai sejumlah saham mjadi sulit diinvestasikan karena valuasinya dinilai terlalu tinggi dan tak masuk akal secara fundamental.
Ia contohkan valuasi seperti price to earning ratio, EV to sales, hingga EV to EBITDA yang bisa melonjak ekstrem. Kondisi ini memicu pertanyaan besar dari investor soal kewajaran pergerakan harga saham tersebut. Meski begitu, ia tegaskan persoalan ini lebih pada sistem yang perlu dibenahi, bukan semata-mata salahkan pelaku pasar.
Pandu berharap pasar modal diisi oleh perusahaan dengan fundamental kuat, valuasi menarik, dan likuiditas yang sehat. Sejalan dengan itu, BEI juga tegaskan saham gorengan bukan merujuk pada kelompok tertentu, melainkan praktik manipulasi harga yang akan diselidiki dan ditindak tegas.
0 Komentar
Belum ada komentar
