Viral Hysteria Bergerak Sebelum Alat Keamanan Terpasang, Ancol Beri Penjelasan

13 November 2022 15:58
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Liputan konferensi pers Raya Gembira di Dunia Fantasi (Dufan), Jumat (29/4). Foto: Anggita Aprilyani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Liputan konferensi pers Raya Gembira di Dunia Fantasi (Dufan), Jumat (29/4). Foto: Anggita Aprilyani/kumparan
ADVERTISEMENT
Beredar video terkait seorang pengunjung Dufan yang mengeluhkan aspek keamanan pada saat menaiki wahana Hysteria.
ADVERTISEMENT
Video tersebut menampilkan kelalaian petugas dalam memastikan keamanan pengunjung. Belt atau pengaman kursi pengunjung belum terpasang secara sempurna, namun wahana sudah bergerak naik.
"Jadi waktu itu dufan udah detik-detik mau tutup dan kita naik Hysteria buat wahana terakhir. Kita baru aja duduk dan staff nya baru aja ngunci belt temen gue yang paling ujung doang," tulis pengunggah video tersebut.
"Eh tiba-tiba aja wahana naik dan kita panik dong. Untung staff nya langsung kodein buat turun lagi," ujarnya.
Pengunjung bermain wahana Hysteria saat mengunjungi Dufan Night di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Jumat (7/1/2022). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung bermain wahana Hysteria saat mengunjungi Dufan Night di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Jumat (7/1/2022). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Pengunjung tersebut menyebutkan kondisi saat itu sudah malam dan mereka merupakan pengunjung terakhir yang menaiki wahana tersebut pada hari itu.
Ia pun berharap kejadian yang sama tidak kembali terulang dan pihak DUFAN melakukan pantauan lebih menyeluruh kepada seluruh petugasnya.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Gue tau hari itu emang Dufan lagi rame banget sih. Tapi staff harusnya lebih fokus, karena wahana yang dia pantau itu wahana ekstrem. Untuk pihak staff DUFAN mohon diperhatiin dan hati-hati lagi ya," tandasnya.

Penjelasan Ancol

Menanggapi video tersebut, Head of Corporate Communications PT Pembangunan Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho, angkat suara.
Ia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengunjung dalam video tersebut. Ariyadi juga menyebut pihaknya sudah melakukan evaluasi untuk tim operasional yang bertugas.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengunjung tersebut," ujar Ariyadi kepada kumparan, Minggu (13/11) siang.
"Kami juga sudah evaluasi kembali pelayanan tim di lapangan agar kejadian serupa tidak akan terjadi lagi," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Ariyadi menambahkan, terkait dengan masalah keamanan wahana hysteria Dufan, pihaknya sudah memastikan bahwa pengamanan pada wahana tersebut berfungsi sebagaimana mestinya.
Ia mengaku belum bisa memastikan kapan peristiwa di video tersebut terjadi, namun evaluasi sudah dilakukan. Ia berkomitmen keselamatan dan kenyamanan pengunjung akan terus diperhatikan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020