News
·
16 November 2020 17:06

Viral Maling Kamera Video di Acara Resepsi Pernikahan di Bandung

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Viral Maling Kamera Video di Acara Resepsi Pernikahan di Bandung (261228)
Ilustrasi kamera antiair. Foto: Shutter Stock
Seorang pencuri kamera beraksi di sebuah acara resepsi pernikahan yang diadakan di sebuah restoran di Jalan Lengkong, Kota Bandung pada Minggu (15/11).
ADVERTISEMENT
Aksi maling terekam oleh kamera CCTV yang dipasang di sekitar lokasi lalu tersebar di media sosial dalam video berdurasi 24 detik.
Korban yang bekerja freelance di vendor fotografi, Ade Kurnia, mengatakan, peristiwa bermula ketika acara pernikahan sudah ditutup oleh pembawa acara. Akan tetapi, ketika itu, pengantin masih menerima sejumlah tamu dan vendor foto pun melakukan sesi foto di akhir acara.
Saat itu, lanjut Ade, ada seorang pria yang dipastikan bukan bagian dari tamu undangan. Dia terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi seakan sedang mencari celah. Pada saat itu, perangkat kamera video yang dicuri maling tersebut mulanya disimpan di atas meja restoran dekat pelaminan. Ketika itu, ada petugas wedding organizer (WO) yang berjaga.
ADVERTISEMENT
"Saat kamera disimpan di meja, pada saat itu masih ada petugas WO yang berjaga," kata dia melalui pesan singkat, Senin (16/11).
Namun, menurut Ade, petugas WO kemudian beranjak ke area pelaminan yang jaraknya hanya sekitar 5 meter dari pelaminan. Tak lama, pelaku kemudian mendekati meja itu dan mengambil dengan cepat kamera itu. Pelaku terlihat sempat duduk di sebuah kursi lalu memasukkan barang ke dalam tasnya.
"Setelah itu pelaku pergi meninggalkan TKP, CCTV yang terdapat di depan tidak dapat menangkap nomor kendaraan pelaku dikarenakan angle yang terbatas," ucap dia.
Ade merincikan, barang yang hilang antara lain kamera merek Sony A6400 ditambah lensa sigma 16mm miliknya dan gimbal zhiyun crane 2 milik vendor. Pihak vendor rencananya bakal melaporkan kejadian itu ke polisi. Namun, sebelumnya bakal mengecek ke sejumlah tempat penjualan kamera.
ADVERTISEMENT
"Sore ini (lapor polisi) tim ya sekarang lagi ke tempat-tempat yang jual kamera dulu untuk blokir takutnya pelaku jual ke tempat jual kamera," ucap dia.