Viral Ormas Lakukan Pungli di Portal Jalur Alternatif Puncak Bogor

18 Agustus 2022 16:43
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Lokasi jalan alternatif Puncak Bogor yang viral karena pungutan liar oleh orang berbaju ormas.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi jalan alternatif Puncak Bogor yang viral karena pungutan liar oleh orang berbaju ormas. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Sebuah video yang merekam pengendara mobil yang dimintai uang Rp 5.000 untuk akses jalan alternatif Puncak Bogor viral di media sosial. Aksi tersebut dilakukan oleh orang-orang berseragam ormas dengan membuka tutup portal jalan.
ADVERTISEMENT
Informasi yang ditelusuri, peristiwa itu terjadi di jalan alternatif di Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Dalam video tersebut pengendara mobil disetop oleh para pemuda, kemudian dimintai uang sebesar Rp 5000.
"Lima ribu, kalau gak ada juga sepuluh ribu enggak apa-apa," kata pemuda berbaju ormas berwarna loreng oranye.
Menurut Danramil Ciawi Mayor Arm Mohamad Sutrisno menyampaikan, lokasi ini sudah ditutup bersama Satpol PP.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Anggota kami bersama satpol PP sudah membongkar portal yang viral, Sekarang sudah tidak ada lagi," katanya.
Lokasi jalan alternatif Puncak Bogor yang viral karena pungutan liar oleh orang berbaju ormas.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi jalan alternatif Puncak Bogor yang viral karena pungutan liar oleh orang berbaju ormas. Foto: Dok. Istimewa
Dikonfirmasi, Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat mengatakan, video tersebut diambil tiga bulan lalu dan baru diviralkan baru-baru ini.
"Sebetulnya kejadiannya yang viral itu sudah tiga bulan yang lalu, itu baru diviralkan sekarang," katanya dihubungi.
ADVERTISEMENT
Agus mengatakan, polsek sudah melakukan upaya pemeriksaan terkait kejadian tersebut. Dan aktivitas portal sudah dihentikan.
"Sementara ini sudah kita lakukan pemeriksaan-pemeriksaan kita minta di wilayah tersebut tidak ada lagi kegiatan kegiatan yang sifatnya meminta-minta ke pengendara mobil yang melalui jalan tersebut," katanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020