News
·
10 September 2020 11:38

Viral Sopir Taksi Online di Jambi Diminta Jadi Saksi Pernikahan Penumpangnya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Viral Sopir Taksi Online di Jambi Diminta Jadi Saksi Pernikahan Penumpangnya (534130)
Ilustrasi buku nikah. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Viral sebuah video yang berisi cerita seorang sopir taksi online menjadi saksi pernikahan untuk penumpangnya. Video itu diunggah oleh akun Instagram @ceeritadriveronline pada Rabu (9/9).
ADVERTISEMENT
Dalam video itu, seorang pria yang memakai baju putih dan bermasker itu terlihat menaikkan penumpang di mobilnya. Ia kemudian menuliskan dirinya diminta untuk menjadi saksi. Pria itu juga sempat menunjukkan mempelai perempuan menandatangi sebuah dokumen.
Sopir taksi online itu bernama Muhammad Robi (32). Ia membenarkan soal permintaan menjadi saksi pernikahan bagi penumpangnya pada Senin (31/8).
Awalnya, ia mendapatkan pesanan dari rombongan keluarga mempelai perempuan. Setelah sampai di tujuan, pihak keluarga meminta mengantar ke sebuah lokasi lain dengan sistem sewa tanpa menggunakan aplikasi.
"Sampai ke tempat tujuan, nikahnya akad biasa, bukan yang megah-megah, diminta tolong menjadi saksi," ujar Robi kepada kumparan, Kamis (10/9).
Ia mengatakan, permintaan itu bermula ketika dia menjelaskan aturan pernikahan virtual atau online berdasarkan pengetahuan agamanya. Sebab, pernikahan penumpangnya itu akan digelar secara virtual. Mempelai perempuan ada di Jambi, sementara mempelai laki-laki ada di Malaysia.
ADVERTISEMENT
"Belum ada ulama yang membolehkan kecuali kalau memang untuk melakukan jarak jauh harus ada bayinah, harus ada serah terima akad sebagai penerima akad, saya jelaskan via video call," ujarnya.
Atas penjelasan itu, pihak laki-laki kemudian menyerahkan kepada ustaz sebagai penerima akad pernikahan di hadapan wali dan saksi.
"Kebetulan yang mengakadkan ayah mempelai perempuan ada pada saat itu sama wali hakimnya ada, cuma yang menerima akad (nikah) yang tidak ada.Akhirnya orang itu minta kalau Bapak (Robi) jadi saksinya," ucapnya.
Robi pun menyetujui permintaan tersebut. Pernikahan itu berlangsung sekitar satu jam tiga puluh menit. Ia juga meminta mempelailaki-laki untuk melakukan akad secara tatap muka setiba di Indonesia.